Babinsa Dampingi Panen Padi Mikongga di Salumpaga

  • 15 Agt 2026 11:28 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli — Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Koramil 1305-02/Tolitoli Utara melalui pendampingan kepada petani di wilayah binaan. Pendampingan tersebut dilakukan untuk mendorong produktivitas pertanian sekaligus memastikan potensi lahan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Kamis, 13 Agustus 2026, Babinsa Koramil 1305-02/Tolut, Praka Sanusi, turun langsung mendampingi kegiatan panen padi varietas Mekongga milik Syawal di Desa Salumpaga, Kecamatan Tolitoli Utara, Kabupaten Tolitoli.

Panen berlangsung di lahan persawahan seluas sekitar satu hektar. Tanaman padi yang telah menguning dipanen menggunakan mesin combine, sehingga proses pemanenan berlangsung lebih cepat dan efisien.

Penggunaan mesin combine membantu petani menghemat tenaga dan waktu. Di tengah aktivitas panen, Praka Sanusi turut memantau proses pemanenan sekaligus berdialog dengan Syawal mengenai kondisi tanaman dan hasil yang diperoleh.

“Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya kami untuk terus memberikan motivasi kepada petani agar semangat mengelola lahan tetap terjaga. Kami juga ingin mengetahui secara langsung perkembangan pertanian dan kendala yang dihadapi petani di wilayah binaan,” ujar Praka Sanusi.

Syawal mengapresiasi kehadiran Babinsa yang memberikan perhatian terhadap kegiatan pertanian masyarakat. Menurutnya, komunikasi dan pendampingan langsung di lapangan menjadi motivasi bagi petani untuk terus mengembangkan usaha pertanian.

“Kami merasa senang mendapat perhatian dan pendampingan. Kehadiran Babinsa membuat kami semakin semangat mengolah sawah dan meningkatkan hasil panen,” kata Syawal.

Panen padi Mekongga tersebut menjadi bagian akhir dari rangkaian budidaya yang dimulai dari pengolahan lahan, penanaman hingga perawatan tanaman. Hasil panen yang baik diharapkan menjadi motivasi bagi petani untuk terus mempertahankan produktivitas lahan secara berkelanjutan.

Selain proses pemanenan, penanganan gabah setelah panen juga menjadi perhatian. Gabah perlu dikelola dan disimpan dengan baik agar kualitasnya tetap terjaga serta memiliki nilai ekonomi yang optimal.

“Kami berharap hasil panen dapat dikelola dengan baik sehingga manfaatnya bisa dirasakan keluarga petani dan ikut mendukung ketersediaan pangan masyarakat,” ujar Praka Sanusi.

Kegiatan Hanpangan di Desa Salumpaga menunjukkan sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam menjaga sektor pertanian sebagai salah satu fondasi ketahanan pangan. Koramil 1305-02/Tolut terus mendorong petani mempertahankan produktivitas dan mengoptimalkan lahan pertanian.

Dari hamparan sawah Desa Salumpaga, pendampingan tersebut diharapkan tidak hanya mendukung ketersediaan pangan, tetapi juga memperkuat perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Tolitoli Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....