Lapas Tolitoli Buka Lahan Baru untuk Perkuat Ketahanan Pangan
- 13 Agt 2026 08:23 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli terus memperkuat program ketahanan pangan sekaligus pembinaan kemandirian warga binaan. Langkah tersebut dilakukan melalui pembukaan lahan tambahan seluas 882 meter persegi di lahan milik mitra, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WITA itu menjadi tahap awal pengembangan lahan produktif yang dipersiapkan untuk budidaya berbagai komoditas hortikultura. Sejumlah tanaman yang direncanakan dibudidayakan antara lain kangkung, sawi, bayam, serta berbagai jenis sayuran lainnya.
Pembukaan lahan dilakukan di bawah pengawasan Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Bimnadik dan Giatja), I Putu Arta Wibawa. Ia didampingi Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Frengki, bersama staf kegiatan kerja.
Sebanyak sembilan warga binaan terlibat langsung dalam proses pembukaan dan persiapan lahan. Mereka mengolah lahan yang sebelumnya belum produktif menjadi area yang diharapkan mampu menghasilkan komoditas pangan sekaligus menjadi sarana pembelajaran keterampilan pertanian.
Keterlibatan warga binaan dalam kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan produk pertanian. Aktivitas bercocok tanam menjadi bagian dari pembinaan kemandirian dengan memberikan pengalaman langsung mengenai pengelolaan lahan, proses budidaya, hingga pemeliharaan tanaman.
Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Mansur Yunus Gafur, mengatakan perluasan lahan merupakan bentuk keseriusan pihaknya dalam mengembangkan program ketahanan pangan sekaligus memperluas ruang pembinaan produktif bagi warga binaan.
“Kami terus berupaya memanfaatkan setiap potensi yang ada untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan pembinaan yang produktif kepada warga binaan,” ujar Mansur.
Menurutnya, tambahan lahan seluas 882 meter persegi diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian sekaligus memberikan kesempatan kepada lebih banyak warga binaan untuk mengembangkan keterampilan di bidang pertanian.
“Dengan adanya tambahan lahan ini, kami berharap hasil pertanian ke depan semakin optimal dan semakin banyak warga binaan yang dapat memperoleh keterampilan di bidang pertanian,” katanya.
Pembukaan lahan tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas IIB Tolitoli menciptakan kegiatan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. Selain mendukung ketersediaan pangan, program pertanian diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat.
Lahan seluas 882 meter persegi itu kini dipersiapkan menjadi ruang produktif yang tidak hanya menghasilkan komoditas hortikultura, tetapi juga menumbuhkan keterampilan dan kemandirian. Lapas Tolitoli berharap pengembangan lahan tersebut dapat terus diperluas sehingga manfaatnya semakin dirasakan dalam mendukung ketahanan pangan dan pembinaan warga binaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....