Sinergi TNI-Polri Perkuat Ketahanan Pangan di Lampasio

  • 20 Jul 2026 09:23 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Pemerintah Kecamatan Lampasio menilai keterlibatan TNI dan Polri dalam sektor pertanian memberikan dampak positif terhadap upaya mewujudkan ketahanan pangan di wilayah tersebut. Kehadiran aparat tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga aktif mendampingi petani sejak proses penanaman hingga masa panen.

Camat Lampasio, Nyoman Martade, mengatakan kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan kelompok tani menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Menurutnya, aparat secara rutin memberikan motivasi, pendampingan teknis, hingga ikut terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pertanian di lapangan.

"TNI dan Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra petani dalam mendukung proses budidaya hingga panen. Pendampingan ini memberikan semangat bagi masyarakat untuk terus meningkatkan hasil pertanian," ujar Nyoman Martade.

Ia menjelaskan, selain mendukung pengembangan komoditas jagung, TNI juga berperan dalam pengembangan padi sawah melalui program pencetakan sawah baru serta pembangunan infrastruktur penunjang pertanian. Langkah tersebut dinilai mampu memperluas lahan produktif sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kecamatan Lampasio.

Komitmen tersebut turut diperkuat oleh jajaran Kepolisian. Kapolsek Lampasio, Iptu Muhammad Fathun Latoale, mengatakan beberapa desa di Kecamatan Lampasio telah menjadi sasaran utama Program Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam pengembangan komoditas jagung sebagai salah satu sektor strategis ketahanan pangan nasional.

"Lampasio memiliki potensi lahan yang sangat baik untuk pengembangan jagung. Hal ini terbukti dengan pelaksanaan penanaman hingga panen raya jagung secara serentak yang sudah beberapa kali dilaksanakan. Namun demikian, kami masih menghadapi tantangan, terutama terkait ketersediaan benih dan pupuk," kata Iptu Muhammad Fathun Latoale, Sabtu 18 Juli 2026.

Menurutnya, Polsek Lampasio mendapat target pengembangan lahan jagung seluas 20 hektar. Hingga saat ini, realisasi penanaman telah mencapai sekitar 12 hektare, sedangkan delapan hektar lainnya akan terus dioptimalkan melalui pendampingan bersama pemerintah daerah, TNI, dan kelompok tani.

Ia optimistis target tersebut dapat tercapai apabila sinergi antar instansi terus diperkuat. Selain meningkatkan luas tanam, pendampingan kepada petani juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil panen dan memperkuat kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian.

Kolaborasi yang terjalin di Kecamatan Lampasio menjadi bukti bahwa keberhasilan ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada peningkatan produksi, tetapi juga pada semangat gotong royong antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat. Dengan kerja sama yang berkelanjutan, produktivitas pertanian diharapkan terus meningkat sehingga mampu mendukung pencapaian target ketahanan pangan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....