Bupati Buol Gandeng Kemenkop Perkuat Koperasi Daerah

  • 16 Jun 2026 19:55 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol – Pemerintah Kabupaten Buol terus berupaya memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pertemuan Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, dengan Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Farida Faricha, di Kantor Kementerian Koperasi RI, Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Buol menyampaikan berbagai persoalan dan kebutuhan pengembangan koperasi di daerah. Langkah ini dilakukan untuk membangun sinergi dengan pemerintah pusat guna memperkuat kelembagaan koperasi serta memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha masyarakat.

Bupati Buol mengungkapkan salah satu persoalan yang masih dihadapi adalah masalah koperasi plasma sawit yang telah berlangsung cukup lama. Menurutnya, persoalan tersebut mencakup sengketa kepengurusan internal serta belum optimalnya tingkat kesejahteraan anggota koperasi yang masih menerima hasil jauh di bawah harapan dari pengelolaan kebun sawit mereka.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengusulkan dukungan terkait penyediaan lahan untuk pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), penguatan kelembagaan koperasi, pengembangan usaha, serta perluasan akses permodalan.

"Kami terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi dan kebijakan agar koperasi dapat tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan. Salah satunya, kami membangun sinergi dengan pemerintah pusat untuk memperoleh dukungan yang dibutuhkan dalam pengembangan koperasi dan permodalan," ujar Risharyudi.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Koperasi RI Farida Faricha menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kabupaten Buol dalam memperkuat sektor koperasi. Ia menegaskan bahwa Kementerian Koperasi akan membantu mencarikan solusi terhadap persoalan koperasi plasma sawit yang disampaikan.

"Insya Allah kami akan bantu Pemda Buol dan Bapak Bupati," kata Farida.

Terkait pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Farida meminta pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan, termasuk lurah dan kepala desa, untuk menjembatani penyediaan lahan yang dibutuhkan. Sementara dalam aspek permodalan, ia menjelaskan adanya peluang dukungan pembiayaan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang berada di bawah koordinasi Kementerian Koperasi dan UKM.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Buol dan Kementerian Koperasi RI guna mendorong lahirnya koperasi yang lebih sehat, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.red-humaspemda

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....