Green Card UNESCO untuk Tiga Geopark Indonesia
- 01 Mei 2026 13:26 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate- Indonesia kembali mencatat prestasi di kancah internasional. Tiga kawasan geopark nasional Rinjani UNESCO Global Geopark, Toba Caldera UNESCO Global Geopark, dan Ciletuh Palabuhanratu UNESCO Global Geopark resmi meraih status Green Card dari UNESCO. Pengakuan ini menjadi bukti bahwa pengelolaan kawasan geologi di Indonesia dinilai berhasil memenuhi standar internasional dalam aspek keberlanjutan.
Status Green Card diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya pengelolaan geopark yang tidak hanya berfokus pada pelestarian alam, tetapi juga pengembangan edukasi serta pemberdayaan masyarakat lokal. Ketiga geopark tersebut dinilai mampu mengintegrasikan konservasi lingkungan dengan aktivitas ekonomi berbasis komunitas, seperti pariwisata berkelanjutan.
Pengakuan ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah geopark global terbanyak di dunia, menempati peringkat ketiga secara internasional.
UNESCO menegaskan bahwa geopark memiliki peran penting yang melampaui nilai geologinya. Kawasan ini menjadi pusat pembelajaran publik, penelitian, hingga pengembangan ekonomi lokal yang berbasis pada prinsip keberlanjutan. Dengan pengelolaan yang tepat, geopark mampu menjadi contoh nyata bagaimana pelestarian alam dapat berjalan beriringan dengan kesejahteraan masyarakat.
Meski meraih apresiasi tinggi, UNESCO juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi dalam pengelolaan geopark, baik di Indonesia maupun secara global. Beberapa di antaranya meliputi keterbatasan pendanaan, kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, serta akses terhadap kolaborasi internasional.
Untuk itu, UNESCO menyatakan komitmennya dalam mendukung pengembangan geopark melalui berbagai program, mulai dari pelatihan, bantuan pendanaan, hingga penguatan jaringan global antar pengelola geopark.
Dengan capaian ini, Indonesia diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas pengelolaan geopark agar tetap memenuhi standar internasional. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat lokal, dan mitra global menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan kawasan sekaligus memaksimalkan manfaat ekonomi dan edukasi bagi generasi mendatang.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga mempertegas peran Indonesia sebagai salah satu pusat konservasi geologi dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....