Literasi Digital Jadi Kunci Bijak Menggunakan AI dan Menangkal Hoaks

  • 01 Sep 2026 14:42 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat, termasuk pelaku usaha dan UMKM. Namun, pemanfaatannya perlu diiringi dengan literasi digital agar masyarakat mampu menggunakan teknologi secara bijak dan aman.

Hal tersebut disampaikan Citra Buana, salah satu relawan Mafindo Maluku Utara, dalam dialog bersama RRI Ternate. Ia menilai AI dapat membantu pelaku usaha dalam meningkatkan pelayanan, mengembangkan strategi bisnis hingga mempromosikan produk.

Menurutnya, aplikasi berbasis AI seperti Canva dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk membuat materi promosi produk, baik usaha makanan, jasa maupun produk lainnya. Pemanfaatan media sosial dengan dukungan teknologi tersebut dinilai dapat membantu produk UMKM menjangkau masyarakat yang lebih luas.

“AI sangat membantu, terutama dalam pekerjaan dan promosi produk. Pelaku UMKM bisa memanfaatkan teknologi untuk memperkenalkan produknya melalui media sosial,” ujarnya.

Citra menekankan, informasi yang dihasilkan AI tidak boleh langsung dipercaya atau disalin tanpa melalui proses pemeriksaan. Masyarakat perlu membaca kembali, mengkaji serta melakukan pengecekan terhadap kebenaran informasi sebelum menggunakannya maupun membagikannya.

Selain hoaks, keamanan data pribadi juga menjadi perhatian. Masyarakat diingatkan agar tidak sembarangan mengakses tautan yang tidak dikenal, terlebih jika meminta data seperti nomor rekening, KTP maupun informasi pribadi lainnya.

“Data diri kita perlu kita jaga. Jangan langsung mengklik link-link yang tidak kita kenali, karena bisa saja data pribadi kita disalahgunakan,” katanya.

Masyarakat juga didorong untuk melakukan pemeriksaan ulang terhadap setiap informasi sebelum membagikannya di media sosial. Langkah tersebut penting untuk mencegah penyebaran informasi yang keliru.

Citra menambahkan, Mavindo Maluku Utara membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik, saran maupun informasi melalui media sosial dan website Mavindo Malut. Ia berharap kolaborasi dengan RRI dapat terus dilakukan untuk memperluas edukasi kepada masyarakat mengenai literasi digital, termasuk cara menangkal hoaks, menjaga informasi pribadi dan memanfaatkan teknologi AI secara tepat.

“AI memang dapat membantu pekerjaan yang dianggap rumit, tetapi tidak berarti semua harus dikerjakan AI. Tetap diperlukan kemampuan manusia untuk memeriksa dan memastikan informasi yang diterima,” ujarnya.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menyalahgunakan AI untuk melakukan penipuan atau merugikan orang lain. Menurutnya, semakin berkembang teknologi, semakin penting pula kesadaran masyarakat dalam menjaga data pribadi dan memeriksa informasi sebelum menyebarkannya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....