Messi Tutup Karier Internasional dengan Gol dan Dua Assist
- 07 Okt 2026 15:03 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Lionel Messi menutup perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina dengan kemenangan 3-0 atas Benin di Buenos Aires. Pertandingan perpisahan tersebut berlangsung di Estadio Monumental pada Selasa, 6 Oktober 2026, dihadapan puluhan ribu pendukung. Messi tampil sebagai kapten sekaligus menjalani pertandingan terakhirnya bersama tim nasional Argentina setelah berkarier selama 21 tahun.
Malam perpisahan tersebut berlangsung emosional karena publik Argentina memberikan penghormatan kepada salah satu legenda sepak bola. Pertandingan sempat dihentikan pada menit kesepuluh untuk memberikan penghormatan kepada Messi melalui tepuk tangan penonton. Nomor sepuluh yang melekat pada Messi menjadi simbol perjalanan panjangnya bersama tim nasional Argentina selama dua dekade.
Di atas lapangan, Messi tetap menunjukkan kualitasnya dengan terlibat langsung dalam seluruh gol kemenangan Argentina. Nicolás Otamendi membuka keunggulan Argentina setelah menerima umpan dari Messi pada awal babak kedua pertandingan. Messi kemudian kembali memberikan assist kepada Nico Paz yang menggandakan keunggulan Argentina melalui serangan berikutnya.
| Baca juga: Mengenal Posisi False Nine dalam Sepak Bola |
Pemain berusia 39 tahun tersebut akhirnya mencetak gol melalui tendangan penalti untuk melengkapi kemenangan Argentina. Gol tersebut menjadi gol ke-126 Messi sekaligus penutup perjalanan internasionalnya bersama tim nasional Argentina. Dengan pertandingan tersebut, Messi mencatat 208 penampilan dan menjadi pemain dengan jumlah laga terbanyak sepanjang sejarah Argentina.

Ia juga menutup karier sebagai pencetak gol terbanyak Argentina dengan koleksi 126 gol bersama tim nasional. Perjalanan Messi bersama Argentina tidak selalu berlangsung mudah sebelum akhirnya mencapai puncak kesuksesan dalam beberapa tahun terakhir. Ia sempat menghadapi kritik setelah Argentina gagal meraih gelar dalam sejumlah turnamen internasional sebelumnya.
Perubahan tersebut mulai terlihat setelah Argentina menjuarai Copa América 2021 dan kemudian meraih Finalissima setahun berikutnya. Puncak perjalanan Messi bersama Argentina terjadi ketika berhasil membawa negaranya menjuarai Piala Dunia 2022. Gelar tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang Argentina setelah terakhir kali menjuarai Piala Dunia pada 1986.
Messi kemudian kembali mempersembahkan gelar Copa América 2024 sebelum melanjutkan perjalanan bersama generasi berikutnya. Empat gelar internasional utama menjadi bagian penting dari warisan Messi selama mengenakan seragam Albiceleste. Perjalanan tersebut membuat hubungan Messi dengan publik Argentina berubah dari kritik menjadi penghormatan yang sangat besar.
Pada laga terakhirnya, Stadion Monumental dipenuhi pendukung yang datang memberikan penghormatan kepada sang kapten. Suasana perpisahan semakin emosional ketika Messi terlihat menitikkan air mata setelah pertandingan berakhir. Rekan, lawan, dan suporter memberikan penghormatan sebelum Messi meninggalkan lapangan untuk terakhir kalinya sebagai pemain Argentina.
Sahabatnya, Neymar, juga menyampaikan pesan penghormatan kepada Messi melalui unggahan media sosial setelah pertandingan. Neymar menyebut kontribusi Messi tidak hanya berarti bagi Argentina, tetapi juga bagi perkembangan sepak bola dunia. Pesan tersebut menjadi salah satu bentuk penghormatan dari pemain yang pernah menjadi rekan Messi di Barcelona.
Kini, Argentina memasuki babak baru tanpa pemain yang selama lebih dari dua dekade menjadi simbol utama tim nasional. Messi meninggalkan tim nasional dengan catatan sejarah yang sulit dipisahkan dari perjalanan sepak bola Argentina. Warisan tersebut mencakup trofi, rekor, serta momen penting yang mengubah perjalanan Argentina di panggung internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....