Barumadoe Open Tournament 2026 Resmi Bergulir Diikuti 21 Tim Dari Maluku Utara

  • 31 Agt 2026 06:44 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Tidore — Sebanyak 21 tim mengikuti Barumadoe Open Tournament Ke-I yang berlangsung di Desa Balbar, Kota Tidore Kepulauan. Turnamen sepak bola tersebut digelar sejak 29 Agustus hingga 30 September 2026 di Lapangan Bramovic.

Peserta berasal dari berbagai daerah di Provinsi Maluku Utara dan bersaing dalam kompetisi terbuka tersebut. Kehadiran puluhan tim membuat turnamen menjadi wadah kompetisi sekaligus ajang mempererat persaudaraan.

Ketua Panitia Hanisa Hasan mengatakan turnamen dirancang sebagai ruang positif bagi generasi muda. Menurutnya, kompetisi tersebut juga menjadi kesempatan pemain mengembangkan minat dan bakat sepak bola.

“Turnamen resmi diikuti 21 tim sepak bola yang berasal dari berbagai daerah di Provinsi Maluku Utara,” ujar Hanisa. Ia berharap seluruh peserta menjaga sportivitas dan menjadikan kompetisi sebagai pengalaman berharga.

Hanisa menyebut turnamen mengusung tema “Bersatu dalam Kompetisi, Ukir Prestasi, Pererat Persaudaraan”. Tema tersebut menjadi semangat penyelenggara dalam membangun kompetisi sepak bola yang aman dan kompetitif.

Sementara itu, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen membuka turnamen tersebut pada 29 Agustus 2026. Pembukaan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Bramovic, Desa Balbar, Kota Tidore Kepulauan. Muhammad Sinen mengingatkan pemain tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik selama menjalani pertandingan.

Menurutnya, sepak bola modern membutuhkan kecerdasan, strategi, serta kemampuan membaca situasi permainan. Ia mengibaratkan strategi sepak bola dengan permainan domino yang dekat dengan kehidupan masyarakat setempat. Pemain harus mampu membaca pergerakan lawan, menghitung peluang, menjaga ritme, dan mengendalikan ego.

“Para pemain di lapangan hijau harus cermat menghitung peluang, membaca langkah lawan, menjaga ritme,” kata Muhammad Sinen. Ia meminta peserta tetap tenang, menghormati wasit, dan mengutamakan kepentingan tim.

Muhammad Sinen juga mengingatkan masyarakat menghadapi potensi kebakaran selama musim kemarau dan angin kencang. Warga diminta tidak membuka lahan dengan membakar atau membuang api sembarangan.

Selain itu, masyarakat diminta menyaring informasi sebelum menyebarkannya melalui media sosial. Muhammad Sinen mengajak warga melakukan tabayyun dan mengedepankan akal sehat menghadapi informasi.

“Wajib menyaring setiap informasi yang masuk, tabayyun, dan mengedepankan akal sehat sebelum bereaksi,” katanya. Ia berharap keharmonisan dan persaudaraan masyarakat Kota Tidore Kepulauan tetap terjaga.

Wali Kota mengapresiasi pemuda yang menggagas turnamen sebagai kegiatan olahraga yang konstruktif bagi masyarakat. Ia berharap kompetisi tersebut membentuk generasi yang disiplin, sportif, sabar, dan mampu bekerja sama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....