Kalah Telak atas Borneo, Malut United Akhiri Musim di Peringkat 6
- 24 Mei 2026 09:06 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Kekalahan telak dari Borneo FC menjadi penutup perjalanan Malut United di BRI Super League 2025-2026. Bertanding di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu, 23 Mei 2026, skuad Laskar Kie Raha harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor mencolok 1-7.
Hasil tersebut memastikan Malut United menutup musim di posisi keenam klasemen akhir dengan koleksi 53 poin. Tim asuhan Hendri Susilo mencatatkan 15 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 11 kekalahan sepanjang musim kompetisi.
Pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, mengakui timnya mendapat banyak pelajaran penting selama menjalani musim ini. Menurutnya, Malut United akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk tampil lebih baik pada musim mendatang.
“Malut United memperoleh banyak pelajaran dan pengalaman berharga musim ini. Pasti klub akan berbenah dan menjadi lebih baik dalam segala aspek,” ujar Hendri dalam konferensi pers usai pertandingan.
Menghadapi Borneo FC, Malut United tampil pincang akibat badai cedera dan absennya sejumlah pemain karena akumulasi kartu. Meski begitu, Yakob Sayuri dan kolega sempat memberikan tekanan pada awal laga dan menciptakan beberapa peluang berbahaya.
Namun, ketajaman lini depan Borneo FC membuat jalannya pertandingan berubah cepat. Tim berjuluk Pesut Etam sukses mencetak empat gol dari 11 percobaan tembakan sepanjang babak pertama.
Memasuki babak kedua, tim besutan Fabio Lefundes kembali tampil agresif. Tiga gol tambahan berhasil dicetak Borneo FC dari tujuh percobaan tembakan yang mereka lepaskan.
Malut United baru mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-78 lewat aksi Frets Butuan. Gol tersebut menjadi satu-satunya balasan dari tim tamu dalam laga penutup musim.
“Kami kehilangan banyak pemain pilar. Situasi ini menjadi masalah fundamental di pertandingan terakhir melawan Borneo FC,” kata Hendri.
Meski gagal menutup musim dengan hasil positif, Malut United tetap mencatat capaian cukup impresif di musim ini. Mereka finis dengan poin yang sama bersama Bhayangkara FC dan Dewa United.
Bhayangkara FC berhak menempati posisi kelima karena unggul head to head atas Malut United. Sementara Dewa United harus puas berada di peringkat ketujuh setelah kalah head to head dari klub asal Maluku Utara tersebut.
Di sisi lain, Borneo FC menuntaskan musim sebagai runner-up liga. Pesut Etam gagal menjadi juara karena kalah head-to-head dari Persib Bandung yang keluar sebagai kampiun BRI Super League 2025-2026.
Perwakilan pemain Malut United, Taufik Rustam, turut memberikan apresiasi kepada lawan usai pertandingan. Ia berharap Malut United dapat bangkit dan tampil lebih kompetitif pada musim depan. “Selamat atas pencapaian Borneo FC. Semoga Malut United juga bisa menjadi lebih baik pada musim depan,” ujarnya.
Terlepas dari hasil akhir di Samarinda, Malut United menunjukkan peningkatan signifikan dalam urusan produktivitas gol musim ini. Laskar Kie Raha berhasil mencetak 68 gol dari 34 pertandingan dan menjadi tim kedua tersubur di liga setelah Borneo FC yang mengoleksi 74 gol.
Ketajaman lini depan Malut United tidak lepas dari kontribusi David da Silva. Penyerang asal Brasil itu sukses mencetak 23 gol sekaligus keluar sebagai top scorer BRI Super League 2025-2026.
Penampilan impresif David juga membuat namanya masuk dalam daftar Best XI musim ini. Capaian tersebut menjadi salah satu catatan positif Malut United dalam perjalanan mereka di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....