Desa Waringin Morotai jadi Pilot Project DRPPA Mandiri
- 23 Nov 2023 20:54 WIB
- Ternate
KBRN, Ternate: Yayasan Lembaga Bantuan Hukum YLBH Perempuan dan Anak (YLBH PA) Morotai, menjadikan Desa Waringin, Morotai Selatan Barat, sebagai Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) Mandiri.
Direktur Pelaksana YLBH PA Morotai, Djuniar mengatakan bahwa penetapan Desa Waringin sebagai pilot project melalui program inklusi, YLBH PA yang bekerja sama dengan KAPAL Perempuan.
YLBH PA Morotai dan Pemerintah Desa Waringin telah melakukan penandatangan Komitmen Bersama Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak sebagai langkah untuk mewujudkan 10 indikator DRPPA tersebut.
Penandatangan dilangsungkan di kantor desa Waringin, Kamis (23/11/2023), yang ditandatangani langsung Direktur Pelaksana YLBH PA Morotai, Djuniar, dengan Kepala Desa Marjan Taha.
Adapun komitmen yang tertuang dalam kerja sama tersebut yaitu mendukung Pembentukan DRPPA, memfasilitasi, melakukan langkah-langkah kongkret dan berkelanjutan bagi perkembangan DRPPA, melakukan monitoring serta evaluasi berkala atas pelaksanaan Rencana Aksi DRPPA serta melaporkan perkembangan DRPPA kepada Kepala daerah secara berjenjang dan berkala.
Kepala Desa, Marjan Taha menyampaikan ini adalah agenda yang sangat strategis terkait perlindungan perempuan dan peduli anak sekalipun Desa Waringin merupakan Desa DRPPA mandiri.
Marjan berkomitmen dengan agenda ini dan penuh harapan agar dapat memberikan multiplayer efek untuk menjadi penguatan pembangunan di desa.
“Pemerintah Desa berkomitmen bersama telah mendirikan sendiri khusus perlindungan perempuan dan peduli anak dengan memberikan anggaran untuk pemetaan terkait perlinduangan perempuan dan anak,”ucap Kades Marjan.
Sementara Direktur YLBH PA, Djuniar, mengungkapkan, jika dilihat dari 10 indikator dari DRPPA tersebut desa Waringin suda memiliki beberapa seperti suda adanya Kelompok perempuan di desa. Pada tahun 2022 pihaknya telah membentuk Sekolah Perempuan di desa tersebut.
Desa waringin juga suda memiliki data terpilah, dimana pada tahun 2022 juga YLBH PA Morotai telah melakukan Participatori Rural Appraisal.
“Sehingga Desa tinggal Melakukan Update Nya saja. Dari alasan inilah kami menginisiasi agar desa waringin di integrasikan dengan DRPPA itu,”ungkapnya.
DRPPA merupakan program yang mengintegrasikan perspektif gender dan pemenuhan hak anak, baik dalam penyelenggaraan pembangunan di desa, tata kelola pemerintahan di desa, pembinaan serta pemberdayaan perempuan dan anak di desa yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan.
Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak merupakan wujud sinergi dan kolaborasi berbagai pihak sebagai upaya untuk melaksanakan lima arahan Presiden Joko Widodo.
Lima arahan tersebut, yaitu pemberdayaan perempuan di bidang kewirausahaan berperspektif gender, peningkatan peran ibu dan keluarga dalam pengasuhan/pendidikan anak, penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak, penurunan pekerja anak, dan pencegahan perkawinan anak. Kelima isu prioritas tersebut juga masuk ke dalam indikator DRPPA.
Turut hadir dalam acara tersebut Kabit Kelembagaan DPMD, Kabit PPA Dinsos, Ketua BPD, Toko Masyarakat, Toko Agama, SAPA (Sahabat Perempuan dan Peduli Anak) dan Aparat Desa Waringin.
Untuk Kabupaten Morotai sejak tahun 2021 telah membentuk Model Desa DRPPA yaitu Desa Yayasan kecamatan Morotai Selatan dan Desa Gosoma Maluku Kecamatan Morotai Timur yang merupakan Desa Projects dari KemenPPA RI.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....