Unik, Pasir Putih di Taliabu ini Keluarkan Lengkingan Suara Anjing Ketika Diinjak
- 26 Jul 2022 22:08 WIB
- Ternate
KBRN, Taliabu: Selain Pantai Kramat yang saat ini menjadi salah satu destinasi favorit, ternyata masih ada destinasi yang tak kalah menarik di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara (Malut).
Destinasi itu adalah Pesisir Pasir Anjing yang membentang sekitar 3,5 km. Diberi nama pantai pasir anjing karena terdapat fenomena yang unik dengan mengeluarkan bunyi lengkingan suara anjing ketika diinjak. Pantai ini berada di Desa Hai, Kabupaten Pulau Taliabu.
Saat Anda berjalan melewati pantai pasir anjing maka akan terdengar suara "Ngiiik, ngiiik, ngiiik". semakin cepat hentakan kaki maka semakin banyak lengkingan tersebut terdengar, seolah-akan ada kawanan anak anjing yang berlari mengejar-ngejar.
Suara tersebut semakin jelas terdengar saat terik matahari. Namun, saat pagi hari atau ketika turun hujan dan pasirnya lembab, suara tersebut kurang terdengar. Luasan pasir anjing hanya sekitar 50 meter persegi yang mungkin mengandung unsur tertentu sehingga menimbulkan bunyi tersebut, belum ada penelitian spesifik yang menjelaskan fenomena alam ini.
Sementara pemandangan pasir lainnya di sekitar pasir tersebut merupakan pasir biasa dan tidak ada bunyi demikian.
Plt. Kepala Seksi Pemasaran Dispar Taliabu Nurfadlia PK mengatakan sekarang belum ada ilmuan yang meneliti Pasir ini sehingga menimbulkan bunyi seperti suara anjing.
“Desa Hai memiliki beberapa potensi wisata alamnya yang indah dan layak dikunjungi wisatawan. Ada empat air besar juga di desa ini yaitu Air Hai, Air Terjun Tuma, Air Terjun Safan dan Air Terjun Kaba,”ujar Nurfadlia kepada rri.co.id melalui keterangan tertulis, Selasa (26/7/2022).
Melihat potensi yang dimiliki Desa Hai, kata Nurfadlia, Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu akan melaksanakan Festival, ini akan menjadi acara perdana.
“Semoga Desa Hai bisa terkenal dengan potensi pariwisatanya melalui event festival yang nanti akan di laksanakan,”imbuhnya
Sementara itu, Kepala Desa Hai Kuniati Hamid dikonfirmasi secara terpisah mengatakan, Kawasan Pasir Anjing Desa Hai tersedia 3 Home Stay dan 1 restoran, dan dikelola oleh beberapa warga desa setempat.
Ia menuturkan, tak hanya potensi wisata bahari dan alam, tetapi ada habitat burung endemik yaitu Taliabu Maskowl atau burung hantu Taliabu yang pernah ditemuinya di hutan Desa Hai.
“kami berharap ada sentuhan pasir anjing dari Pemda Kabupaten Kepulauan Taliabu untuk pengembangan Pariwisata di Desa Hai,”ungkap Kades Kuniati
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....