GAMHAS Ternate Desak Pemerintah Selesaikan Krisis Air Bersih
- 06 Okt 2026 13:35 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate – Gerakan Mahasiwa Pemerhati Sosial (GAMHAS) mendesak pemerintah Kota Ternate segera menyelesaikan persoalan krisis air bersih yang masih dialami sejumlah masyarakat di Kota Ternate. Desakan tersebut disampaikan dalam aksi unjuk rasa di Kota Ternate, Selasa, 6 Oktober 2026.
Dalam pernyataan sikapnya, GAMHAS menyampaikan hasil temuan di lapangan yang mencatat sejumlah wilayah masih mengalami keterbatasan distribusi air bersih. Di antaranya Kelurahan Foramadiahi RT 07, Sasa Puncak RT 01, Tabona RT 13, dan Tubo RT 08.
Koordinator Lapangan GAMHAS Kawan Hal menyebut, di Foramadiahi RT 07 terdapat sekitar 20 rumah yang disebut belum menikmati layanan air bersih secara maksimal. Kondisi serupa juga dirasakan warga di Tabona RT 13, sementara masyarakat di Tubo RT 08 mengeluhkan distribusi air yang tidak lancar.
“Masalah air merupakan kebutuhan paling penting bagi masyarakat. Pemerintah Kota Ternate harus serius menyelesaikan persoalan distribusi air bersih yang masih dikeluhkan warga,” ujar Kawan Hal.
Selain persoalan distribusi, GAMHAS juga menyoroti beban biaya yang harus dikeluarkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air. Warga disebut harus membeli air dengan harga hingga Rp5 ribu sampai Rp10 ribu per galon yang hanya dipakai untuk mencuci dan memasak.
“Kami meminta Pemkot Ternate mengevaluasi kinerja PDAM dan segera menyelesaikan persoalan air bersih di kelurahan yang sampai saat ini belum mendapatkan pelayanan secara penuh,” Katanya.
GAMHAS juga meminta Pemkot Ternate mengaktifkan bak penampung di Kelurahan Foramadiahi, memperbaiki distribusi air di Tubo RT 08, serta menyelesaikan persoalan air bersih di Foramadiahi RT 07, Sasa Puncak RT 01, dan Tabona Puncak RT 13.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....