40 Kepsek Ikut Pelatihan Nilai Juang 1945, AKA: Kunci Bangun Karakter Siswa
- 28 Sep 2026 22:30 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Sebanyak 40 kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB di Kota Ternate dan Tidore mengikuti pelatihan Jiwa, Semangat, dan Nilai-Nilai Juang 1945 yang digelar Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara.
Pelatihan yang berlangsung di Muara Hotel Ternate, Senin, 28 September 2026, dibuka oleh Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama satu pekan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara Abubakar Abdullah mengatakan pemilihan kepala sekolah sebagai peserta pelatihan dinilai strategis karena mereka memiliki posisi penting dalam membentuk karakter peserta didik.
Menurut Abubakar, penguatan karakter melalui kepala sekolah diharapkan dapat diteruskan ke lingkungan sekolah dan berdampak pada perilaku siswa.
“Kalau kita melatih kepala sekolah, upaya untuk membangun karakter siswa atau generasi itu lebih efektif,” kata Abubakar seusai pembukaan kegiatan.
Abubakar mengatakan Dinas Pendidikan hanya menyiapkan peserta, sedangkan fasilitasi kegiatan dilakukan LVRI. Ia mengapresiasi inisiatif tersebut karena sejalan dengan program pemerintah daerah dalam membangun karakter siswa.
Ia menyebut penguatan karakter juga berkaitan dengan upaya mencegah perundungan dan kekerasan di lingkungan sekolah.
Menurut dia, pemahaman tentang nilai kebangsaan dapat membantu kepala sekolah menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih kondusif serta memperkuat pengelolaan sekolah.
“Ini menyempurnakan program yang sudah kita jalankan selama ini di sekolah-sekolah tentang pembangunan karakter,” ujarnya.
Abubakar juga meminta para kepala sekolah memastikan kegiatan pelatihan tidak mengganggu pelayanan pendidikan di sekolah masing-masing. Selama mengikuti pelatihan, kepala sekolah diminta mendelegasikan sebagian tugas kepada wakil kepala sekolah agar proses pembelajaran, supervisi kelas, dan pengelolaan lingkungan sekolah tetap berjalan.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, kata Abubakar, juga merencanakan kegiatan kemah karakter yang melibatkan sekitar 500 peserta di Kota Sofifi dalam rangkaian peringatan hari ulang tahun Provinsi Maluku Utara.
Kepala Departemen Jiwa, Semangat dan Nilai-Nilai Juang 1945 LVRI, H.M. Rudjiono, mengatakan pelatihan tersebut ditujukan agar kepala sekolah memahami kembali nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan sebelum menerapkannya dalam lingkungan pendidikan.
“Kami berharap kepala sekolah mengikuti dengan baik selama satu minggu ini, sehingga betul-betul mampu memahami nilai-nilai juang dan semangat ’45, kemudian diterapkan di sekolah,” kata Rudjiono.
Ia mengatakan pemahaman terhadap nilai kebangsaan perlu diperkuat di tengah perubahan tata kelola pemerintahan dan penerapan otonomi daerah.
Menurut Rudjiono, pelatihan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kembali semangat kebangsaan di lingkungan sekolah. Kepala sekolah kemudian diharapkan meneruskan pemahaman tersebut kepada guru dan peserta didik.
“Anak-anak harus paham bagaimana bangsa ini bisa merdeka, kenapa bangsa ini harus dimerdekakan, dan untuk apa kemerdekaan itu,” ujarnya.
Selain Kepsek, kegiatan ini dihadiri langsung Danrem 152/Babullah Ternate, dan para veteran TNI serta pengurus pusat LVRI.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....