Ricky Chairul Richfat Dilantik Jadi Ketua PMI Haltim 2025-2030

  • 17 Sep 2026 20:45 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Halmahera Timur – Ricky Chairul Richfat resmi dilantik sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Halmahera Timur masa bakti 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Aula Lantai I Kantor Bupati Halmahera Timur, Kamis 17 September 2026. Ricky dilantik bersama Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Haltim untuk menjalankan amanah organisasi selama lima tahun.

Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam pelantikan tersebut. Kegiatan turut dihadiri jajaran PMI Provinsi Maluku Utara, pimpinan OPD, dinas teknis, serta anggota DPRD Haltim Komisi II dan III.

Usai pelantikan, Ricky menegaskan komitmennya membawa PMI Haltim menjadi organisasi kemanusiaan yang aktif dan responsif. Ia ingin keberadaan PMI memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Menjadi bagian dari PMI berarti bersedia mengabdikan diri untuk kemanusiaan. Ketika ada manusia yang membutuhkan pertolongan, di situlah PMI harus hadir,” ujar Ricky.

Menurut Ricky, karakteristik geografis Halmahera Timur membutuhkan organisasi dengan kesiapsiagaan yang kuat. Wilayah pesisir, jarak antarkawasan, dan potensi kedaruratan menjadi perhatian dalam penguatan pelayanan PMI.

“PMI tidak boleh hanya hadir ketika bencana terjadi. PMI harus hadir sebelum bencana, saat bencana, maupun setelah bencana,” ucapnya tegas.

Ricky menyebut sejumlah agenda yang menjadi prioritas kepengurusan PMI Haltim periode 2025–2030. Agenda tersebut meliputi penguatan organisasi, peningkatan kapasitas relawan, serta pengembangan sistem penanggulangan bencana.

Perluasan pelayanan donor darah dan pembinaan generasi muda juga menjadi perhatian pengurus baru. Ricky turut mendorong kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat.

Ia menegaskan PMI tidak boleh hanya dikenal melalui nama organisasinya. Pelayanan kemanusiaan harus mampu dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Kita ingin PMI Kabupaten Halmahera Timur menjadi organisasi yang bukan hanya dikenal namanya, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Ricky mengajak seluruh pengurus dan relawan membangun organisasi yang terbuka, transparan, serta akuntabel. Ia menilai semangat kebersamaan menjadi fondasi dalam menjalankan tanggung jawab kemanusiaan.

“Jabatan dalam PMI bukanlah sebuah kehormatan untuk dibanggakan, melainkan amanah untuk dilaksanakan. Ketua bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani,” ujarnya.

Ricky berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dan PMI Provinsi Maluku Utara terus diperkuat. Dukungan tersebut mencakup bidang kebencanaan, kesehatan, pelayanan sosial, dan peningkatan kapasitas relawan.

Menutup pernyataannya, Ricky menyampaikan tekad menjadikan PMI Haltim sebagai rumah bersama gerakan kemanusiaan. “Dari Halmahera Timur, untuk kemanusiaan. Bersama PMI, kita bergerak untuk sesama,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....