BMKG Ternate Ingatkan Warga Siap Hadapi Ancaman Megathrust

  • 16 Sep 2026 12:45 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID,Ternate - BMKG mengingatkan masyarakat Maluku Utara meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa dan tsunami. Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Ternate, Gede Eriskana Yasa, mengatakan gempa tidak dapat diprediksi secara tepat. Menurutnya, belum ada ilmuwan yang mampu menentukan waktu dan lokasi gempa secara pasti.

Eriskana menjelaskan Maluku Utara memiliki kondisi tektonik kompleks dengan sejumlah sumber gempa dan tsunami. Ia menekankan masyarakat pesisir perlu memahami langkah evakuasi mandiri saat terjadi gempa kuat.

Menurut Eriskana, guncangan gempa selama 20 detik atau lebih perlu diwaspadai masyarakat. Saat gempa terjadi, masyarakat diminta merunduk, bertahan, berlindung, dan melindungi kepala.

Setelah guncangan berhenti, warga pesisir diminta segera menuju titik kumpul di lokasi aman. Masyarakat tidak perlu menunggu arahan BMKG maupun pemerintah daerah untuk melakukan evakuasi.

Eriskana menyebut lokasi evakuasi sebaiknya berada pada ketinggian minimal 20 meter dari permukaan laut. Evakuasi menuju titik kumpul ditargetkan dapat dilakukan dalam waktu kurang dari 10 menit.

Ia juga meminta masyarakat tidak menggunakan kendaraan saat melakukan evakuasi setelah gempa. Penggunaan kendaraan dapat menghambat pergerakan warga dan berpotensi menimbulkan kepadatan di jalur evakuasi.

Eriskana mendorong masyarakat pesisir rutin mengikuti simulasi evakuasi untuk menghadapi potensi tsunami. Menurutnya, latihan setidaknya tiga kali setiap tahun dapat membentuk kebiasaan evakuasi yang tepat.

Ia menegaskan kesiapsiagaan diperlukan karena waktu terjadinya gempa tidak dapat diketahui secara pasti. Masyarakat diharapkan memahami jalur dan titik evakuasi, sehingga dapat bergerak cepat saat bencana terjadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....