BI Malut Edukasi CBP Rupiah dan Pencegahan Stunting

  • 08 Sep 2026 09:35 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate–Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara menggelar edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah bagi kader Posyandu dan masyarakat di Kecamatan Pulau Hiri, Selasa 8 Seprember 2026.

Kegiatan ini merupakan sinergi antara Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia (PIPBI), TP-PKK Kota Ternate, kader Posyandu, serta Komunitas GAMALAMA

Gerakan Mama-Mama Peduli dan Cinta Rupiah.

Mengusung tema “Peran Kader dan Masyarakat dalam Pencegahan Stunting Bersama Komunitas GAMALAMA”, kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Pembina Posyandu sekaligus Ketua TP-PKK Kota Ternate, Marliza M. Tauhid.

Dalam sambutannya, Marliza menekankan pentingnya keterlibatan aktif kader Posyandu dan masyarakat dalam menyebarluaskan semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, sekaligus memperkuat aksi nyata pencegahan stunting di tingkat masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan aktif kader Posyandu dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam membangun fondasi keluarga yang kuat, baik dari sisi ekonomi maupun kesehatan.

“Sinergi antara literasi keuangan dan penanganan gizi anak ini dirancang untuk memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga di wilayah kepulauan,” katanya.

Marliza menjelaskan, kader Posyandu tidak hanya berperan dalam memantau tumbuh kembang anak dan mencegah risiko stunting, tetapi juga diharapkan dapat menjadi agen literasi keuangan di lingkungan masing-masing.

“Melalui pemahaman CBP Rupiah, masyarakat difasilitasi untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan keluarga,” ujarnya.

Menurut Marliza, pengelolaan keuangan rumah tangga yang terencana dengan baik turut mendukung kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi seimbang bagi anak-anak.

Kolaborasi antara pemahaman dasar mengenai pengelolaan keuangan dan perhatian terhadap pemenuhan gizi anak diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi keluarga sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah Kepulauan Hiri secara berkelanjutan.

Melalui peran aktif para kader di lapangan, program tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya generasi muda Pulau Hiri yang sehat, bebas stunting, serta tumbuh dalam keluarga dengan kondisi ekonomi yang semakin tangguh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....