Warga Mafututu Tidore, Swadaya Bangun Jalan Tani
- 05 Sep 2026 10:29 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate–Masyarakat Lingkungan Mangga Gole, Kelurahan Mafututu, Kecamatan Tidore Timur, Kota Tidore Kepulauan, secara mandiri membuka akses transportasi menuju kawasan perkebunan melalui swadaya untuk pembangunan jalan tani.
Warga RT 07 dan RT 08 tengah menggalang dana yang akan dialokasikan khusus untuk pengecoran jalan tani. Sebelumnya, masyarakat telah berhasil menyelesaikan tahap awal membukan akses jalan tersebut.

Setiap kepala keluarga (KK) menyumbangkan dana sebesar Rp100 ribu. Dana yang terkumpul digunakan untuk menyewa alat berat berupa ekskavator selama tujuh hari, mulai 29 Agustus hingga 4 September 2026 untuk membuka akses jalan tani.
Inisiator pembangunan jalan tani secara swadaya, Abdul Malik Alimuddin, mengatakan gerakan tersebut murni lahir dari aspirasi dan kesepakatan bersama masyarakat setempat.
Menurutnya, setelah proses pembukaan dan pembebasan lahan selesai, masyarakat tidak ingin membiarkan badan jalan tetap berupa tanah yang mudah rusak, terutama saat musim hujan.
“Setelah pembongkaran dan pembebasan lahan untuk badan jalan selesai, masyarakat kembali bermufakat. Kami sepakat untuk mengumpulkan uang kembali per kepala keluarga sebesar Rp200 ribu. Dana ini nantinya akan digunakan untuk membeli material guna pengecoran jalan,” ujar Abdul Malik saat dikonfirmasi RRI, Sabtu 5 September 2026.
Malik mengatakan, keberadaan jalan tani tersebut sangat penting dalam menunjang aktivitas perekonomian masyarakat. Selama ini, para petani kerap mengalami kesulitan mengangkut hasil panen dari kawasan perkebunan yang berada di belakang permukiman warga karena keterbatasan akses dan medan yang sulit dilalui.
“Jalan tani yang diinginkan masyarakat ini menjadi urat nadi untuk mengangkut komoditas hasil pertanian lokal, terutama cengkeh, pala, dan hasil perkebunan lainnya. Jika akses jalan ini bagus, biaya angkut dapat ditekan dan waktu tempuh menjadi lebih efisien,” katanya.
Meski masyarakat telah membuktikan kemampuan membangun akses jalan secara mandiri melalui dana swadaya, Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur penunjang sektor pertanian di wilayah tersebut.
“Kami sangat mengharapkan pemerintah dapat memprioritaskan pembangunan atau peningkatan kualitas jalan tani ini sebagai kebutuhan mendasar masyarakat. Swadaya ini adalah langkah awal dari kami, dan kami berharap pemerintah bisa hadir untuk melanjutkannya agar pemanfaatannya lebih optimal dan permanen,” ujar Malik, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....