KORMI Maluku Utara Siapkan Gerakan Indonesia Aktif di Ternate

  • 29 Agt 2026 15:40 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Maluku Utara menyiapkan peluncuran Gerakan Indonesia Aktif (GIA) di Kota Ternate. Program tersebut ditujukan untuk mendorong masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Gerakan Indonesia Aktif dijadwalkan diluncurkan di kawasan Benteng Oranje, Ternate, pada Ahad, 6 September 2026. Kegiatan ini akan melibatkan masyarakat serta sejumlah induk organisasi olahraga yang berada di bawah naungan KORMI.

Ketua KORMI Maluku Utara Saifuddin Djuba mengatakan GIA merupakan program nasional KORMI yang harus diterapkan hingga tingkat daerah. Menurut dia, olahraga masyarakat tidak semata diarahkan untuk mengejar prestasi, melainkan membangun kebiasaan hidup sehat, bugar, dan aktif.

“Gerakan Indonesia Aktif merupakan agenda besar KORMI Nasional dan wajib dilakukan pengurus KORMI di provinsi maupun kabupaten dan kota,” kata Saifuddin, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Ia mengatakan KORMI Maluku Utara telah menyiapkan lima program utama untuk mengembangkan olahraga masyarakat. Program tersebut meliputi Minggu Bugar, Sport Festival, KORMI Akademi, Bincang Bugar, dan Festival Olahraga Nasional atau Fornas.

Fornas dijadwalkan berlangsung pada 2027. Saifuddin menyebut Sulawesi Tengah menjadi daerah yang direncanakan menjadi tuan rumah, meski pelaksanaannya masih dapat berubah.

Menurut Saifuddin, karakter olahraga yang dikembangkan KORMI berbeda dengan olahraga prestasi. Olahraga masyarakat lebih mengedepankan aktivitas yang inklusif, rekreatif, tradisional, dan menyenangkan sehingga dapat diikuti berbagai kelompok usia.

Karena itu, peluncuran GIA di Ternate tidak hanya menjadi agenda seremonial. KORMI Maluku Utara ingin menjadikannya sebagai pintu masuk untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam aktivitas fisik secara rutin.

Saifuddin berharap gerakan tersebut dapat menjadi ruang bersama untuk membudayakan olahraga di tengah masyarakat. Dengan begitu, olahraga tidak hanya dipandang sebagai kegiatan untuk mengejar prestasi, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menciptakan masyarakat yang sehat, bugar, dan gembira.

“Orientasinya bukan prestasi. Yang utama masyarakat sehat, bugar, dan gembira,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....