Ketua Umum Bhayangkari Gelar Bhakti Sosial di Maluku Utara

  • 28 Agt 2026 04:00 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sofifi - Ketua Umum Bhayangkari sekaligus istri Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Juliati Sapta Dewi Magdalena Listyo, dan rombongan sukses jalankan program Bhayangkari Peduli dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026 di Provinsi Maluku Utara.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kota Sofifi, Ibu Kota Provinsi Maluku Utara, pada Kamis, 27 Agustus 2026 dengan menyasar masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, mulai dari pelayanan kesehatan, bantuan sosial hingga pembangunan sarana air bersih dan sanitasi.

Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman, usai kegiatan Ketua Umum Bhayangkari mengatakan, program Bhayangkari Peduli sebelumnya dilaksanakan di Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat di wilayah terdampak bencana.

“Setelah dari NTT, kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan ke Maluku Utara,” kata Irjen Arif.

Di Maluku Utara, kegiatan Bhayangkari Peduli meliputi dua agenda utama, yakni bakti kesehatan dan bakti sosial. Untuk bakti kesehatan dipusatkan di Polda Maluku Utara dan RSUD Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara dan 1.100 orang yang mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Tidak hanya pemeriksaan kesehatan, lanjut Kapolda, Bhayangkari juga menggelar sunatan massal kepada 50 anak, pemeriksaan gigi 30 anak SLB dan SD, serta pemeriksaan mata sekaligus pembagian kacamata baca kepada 100 orang lanjut usia.

“Pelayanan kesehatan turut diberikan kepada 100 ibu hamil berupa pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin. Sementara itu, sebanyak 145 anak stunting mendapatkan pemeriksaan kesehatan sekaligus bantuan” akunya.

Kapolda mengaku, Ketua Umum Bhayangkari juga menyerahkan alat bantu kepada 50 penyandang disabilitas dan lansia yang membutuhkan. Sementara tindakan medis lainnya meliputi operasi bibir sumbing bagi tiga orang dan operasi katarak terhadap 30 orang.

Selain pelayanan kesehatan, program Bhayangkari Peduli pun diwujudkan melalui penyaluran 2.500 paket bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Dukungan terhadap kebutuhan dasar masyarakat dapat diberikan melalui pembangunan sarana MCK dan sumur bor. Secara keseluruhan, terdapat sembilan titik sarana dasar yang dibangun di enam desa, terdiri dari tiga titik MCK dan enam titik sumur bor,” tuturnya.

Di Kota Tidore Kepulauan, kata Kapolda, pembangunan MCK dilakukan di Desa Akekolano dan Desa Galala. Sementara pembangunan sumur bor masing-masing satu titik di Desa Akekolano dan dua titik di Desa Galala. Sedangkan di Kabupaten Halmahera Utara, satu titik MCK dibangun di Desa Talaga Paca. Adapun tiga titik sumur bor masing-masing berada di Desa Talaga Paca, Desa Supu dan Desa Ngofakiaha.

“Pembangunan sarana tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih dan sanitasi yang layak, terutama di tengah kondisi musim kemarau panjang. Bagi kami, kegiatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Kapolda menyatakan, setelah di Maluku Utara, Ketua Umum Bhayangkari melanjutkan program Bhayangkari Peduli Tual, Provinsi Maluku.

“Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Bhayangkari terus hadir dan memberikan perhatian serta manfaat bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia,” ucapnya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....