Pemkab Halteng umumkan pemenang Kompetisi Ide Kebijakan

  • 27 Agt 2026 21:59 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Halteng - Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah menggelar Presentasi Finalis Kompetisi Ide Kebijakan, Kamis 27 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Salahuddin Bin Talabuddin dan dibuka langsung Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji.

Presentasi dilanjutkan dengan diskusi serta pemaparan gagasan kebijakan dari setiap tim finalis. Penilaian dilakukan dewan juri yang memiliki kompetensi pada bidang kebijakan, akademik, sosial, dan pemerintahan.

Dewan juri terdiri atas Kamaruddin, AK., M.Sc, Prof. M. Djanib Achmad, Dr. Herman Oesman, serta Wakil Bupati Ahlan Djumadil. Para finalis menawarkan gagasan yang mencakup sejumlah persoalan pembangunan, termasuk sosial, kesehatan, ekonomi, dan pengendalian inflasi.

Juara pertama diraih Tim Faduli Sehat dengan anggota Basuki Rahmad Saleh, Abd Gani Raflythenu, dan Abdul Basit. Juara kedua ditempati Tim Falgali, beranggotakan Agusalim Ismail, Sudarawan Ilyas, dan Muhammad Abdul Kahar.

Juara ketiga diraih Tim Ekonomi Halteng yang beranggotakan Nurlela Samad, Asri Thalib, dan Moh. Fadly Mony. Juara Harapan 1 diraih Tim Faberesi Halteng, beranggotakan Hasan Soleman, Asri Talib, dan Maya Sari.

Juara Harapan 2 diraih Blue Future Fagogoru Halteng, beranggotakan Asri Talib, Maya Sari, dan Grendy Harto Pratomo. Sementara itu, penghargaan favorit diberikan kepada Tim Faduli Sehat dan Tim Kios Pengendali Inflasi.

Bupati Ikram Malan Sangadji mengapresiasi Dala Institute yang menginisiasi Kompetisi Ide Kebijakan di Kabupaten Halmahera Tengah. Ia menilai seluruh peserta mampu menghadirkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Kompetisi ini yang menjadi juri adalah orang-orang hebat, hasil kerja sama Pemerintah Daerah dengan Dala Institute,” ujar Ikram. Menurutnya, sejumlah gagasan telah dikembangkan secara direktif sehingga memiliki peluang untuk diuji dalam kebijakan daerah.

Ikram mengatakan, berbagai gagasan pemenang dapat dikombinasikan agar menghasilkan kebijakan yang lebih menyeluruh. Ia menilai pendekatan tersebut dapat menghindari kebijakan yang berjalan secara parsial dalam menjawab persoalan pembangunan.

“Perpaduan dari ide kebijakan yang meraih juara hari ini, apabila kita gabungkan menjadi satu yang tidak parsial. Ini akan menghasilkan suatu kebijakan yang telah teruji secara analisis dan bersifat direktif,” ucap Bupati bangga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....