Pencegahan sejak Dini menjadi Langkah Penting Mitigasi Karhutla

  • 27 Agt 2026 09:15 WIB
  •  Ternate
Poin Utama
  • Pencegahan dini merupakan langkah paling efektif untuk melindungi hutan, masyarakat, dan keberlanjutan usaha di Maluku Utara.
  • Kolaborasi antar pihak menjadi bagian penting dalam strategi mitigasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
  • APHI Malut menekankan bahwa pencegahan sejak awal harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan hutan dan pencegahan kebakaran.

RRI.CO.ID, Ternate- Pencegahan menjadi bagian penting dalam memitigasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Selain itu, kolaborasi juga menjadi bagian penting dalam langkah mitigasi tersebut.

Ketua APHI Malut (Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia Maluku Utara), Arif Budiantoro melihat pentingnya pencegahan sejak dini. "Pencegahan sejak dini merupakan langkah paling efektif untuk melindungi hutan, masyarakat, dan keberlanjutan usaha," katanya melalui keterangan tertulis, Selasa 25 Agustus 2026.

APHI Malut, mengajak seluruh anggota dan pemangku kepentingan untuk memperkuat kesiapsiagaan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kesiapsiagaan tersebut dapat terwujud melalui pemantauan dini, verifikasi lapangan, patroli, dan koordinasi informasi yang cepat.

Informasi titik api (hotspot) perlu ditindaklanjuti secara cermat. Hotspot merupakan indikasi anomali panas hasil pemantauan satelit dan tidak secara serta-merta menunjukkan adanya api aktif sehingga memerlukan pengecekan lapangan.

Merujuk data Sistem Pemantauan Karhutla atau SiPongi periode 3–9 Agustus 2026, tercatat sekitar 133 hotspot di Maluku Utara. Halmahera Utara menjadi wilayah dengan jumlah tertinggi sekitar 32 titik yang tersebar di 23 desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....