Cuaca Panas dan Angin Picu Risiko Kebakaran Lahan, Warga Diminta Waspada

  • 26 Agt 2026 12:51 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - RRI.CO.ID, Ternate - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Babullah Ternate melalui Prakirawan Fahmi A.Bachdar mengatakan, Kondisi cuaca panas disertai angin kencang di wilayah Maluku Utara meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan. Masyarakat pun diimbau meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama pembakaran lahan dan membuang puntung rokok sembarangan.

"Cuaca panas membuat kondisi lahan menjadi lebih kering sehingga lebih mudah terbakar. Sementara itu, angin yang cukup kencang dapat membuat api cepat merambat dan memperluas wilayah terdampak kebakaran. Karena itu, masyarakat diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diingatkan untuk tidak membuang puntung rokok di area yang kering dan mudah terbakar," ucap Fahmi.

Menurutnya, selain ancaman kebakaran, cuaca panas juga perlu diwaspadai karena dapat berdampak terhadap kesehatan. Masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan, seperti pedagang, pekerja proyek, pengendara, hingga nelayan, disarankan memantau informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas.

"Informasi cuaca dari BMKG dinilai penting sebagai dasar untuk menyusun rencana aktivitas dan mengantisipasi perubahan kondisi cuaca. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan juga disarankan menghindari paparan langsung sinar matahari dalam waktu lama, menjaga kondisi tubuh agar tidak mengalami dehidrasi, serta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar," katanya.

Fahmi juga mengingatkan Pengguna transportasi laut terkait kondisi gelombang laut di sejumlah wilayah Maluku Utara terpantau cukup signifikan, berkisar 1,5 hingga 2 meter. Angin yang cukup kencang juga berpotensi terjadi pada siang hingga sore hari.

“Untuk masyarakat yang melakukan perjalanan menuju wilayah yang cukup jauh, seperti Batang Dua, Morotai, Kepulauan Sula, maupun Obi, pengecekan informasi cuaca sebelum berangkat sangat penting untuk mengurangi risiko selama perjalanan,” kata Fahmi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....