Pemkot dan Pelaku UMKM Sepakat Penataan Coffee Street di Salero

  • 21 Agt 2026 19:35 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID,Ternate–Pemerintah Kota Ternate menggelar rapat bersama jajaran kepolisian, organisasi perangkat daerah (OPD), pengelola, serta pelaku UMKM membahas penataan penjual coffee street di kawasan Lapangan Ngara Lamo, Kelurahan Salero, Jumat 21 Agustus 2026.

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan rapat tersebut menyepakati sejumlah hal penting terkait penataan kawasan. Salah satunya, pedagang kopi tidak lagi diperbolehkan menempati area pedestrian atau trotoar.

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly ditemui usia menggelar koordinasi penataan penjual coffe street di Salero. Rapat berlangsung di Kantor Wali Kota Ternate.(Foto:RRI/Sofyan).

“Semua masuk dalam area lapangan. Untuk parkiran di sisi barat hanya diperbolehkan satu baris. Sementara di sisi timur tidak diperbolehkan ada parkiran,” kata Rizal saat diwawancarai sejumlah media.

Ia menjelaskan, area di sisi selatan, mulai dari Tugu Adipura hingga arena Jumba, akan diperuntukkan sebagai lokasi parkir kendaraan roda dua.

Dengan penataan tersebut, pengunjung diarahkan untuk berada di dalam area lapangan dan memarkir kendaraan pada lokasi yang telah ditentukan. Kesepakatan ini juga mengatur jenis dagangan yang diperbolehkan, yakni hanya kopi dan tidak menjual makanan.

Rizal menyebutkan, penataan tersebut juga disertai hak dan kewajiban bagi para pedagang, termasuk skema retribusi lapak sebesar Rp10.000 per malam.

“Untuk meringankan beban pedagang, satu tenant UMKM yang diisi dua lapak atau pedagang akan dihitung satu pembayaran secara kolektif, masing-masing Rp5.000,” ujarnya.

Menurutnya, penataan dilakukan untuk menjamin hak pejalan kaki sekaligus menjaga kelancaran pengguna jalan di sekitar kawasan Lapangan Ngara Lamo.

Selain penataan kawasan, langkah tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menyambut kedatangan delegasi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) di Ternate.

Kawasan Salero nantinya menjadi salah satu titik yang dipromosikan sebagai bagian dari wisata budaya dan UMKM Kota Ternate.

“Kami panitia akan mengarahkan peserta ke beberapa spot tempat kopi di Ternate, salah satunya di kawasan Salero,” kata Rizal, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....