Wawali Ternate Pantau Kesiapan Venue JKPI

  • 21 Agt 2026 09:57 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate–Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, bersama Direktur Eksekutif Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), Nanang Asfarinal dan sejumlah pimpinan OPD terkait memantau kesiapan sejumlah lokasi yang akan digunakan dalam rangkaian pelaksanaan JKPI 2026 di Kota Ternate.

Pemantauan dilakukan di Hotel Sahid Bela Ternate yang disiapkan sebagai lokasi menginap para kepala daerah dan tamu penting yang menghadiri rangkaian kegiatan JKPI.

Usai dari hotel, rombongan melanjutkan pemantauan ke Landmark Ternate yang akan menjadi lokasi penyerahan pataka dan pagelaran budaya dalam rangkaian JKPI.

Nasri mengatakan, hasil pengecekan menunjukkan kesiapan Hotel Sahid Bela sudah cukup baik. Tim juga memeriksa sejumlah kamar yang akan digunakan para tamu, termasuk menteri, wakil menteri, dan pejabat tinggi lainnya yang dijadwalkan hadir.

“Alhamdulillah, setelah pemantauan tadi dapat dijelaskan bahwa persiapan cukup baik. Kami sudah melakukan pemeriksaan di kamar-kamar hotel dan sebagainya. Alhamdulillah, semuanya cukup baik,” ujar Nasri saat diwawancarai, Jumat 21 Agustus 2026.

Nasri menyebutkan, secara umum kesiapan Landmark Ternate sudah cukup baik. Namun, masih terdapat sejumlah pekerjaan yang perlu diselesaikan OPD dan instansi terkait sebelum pelaksanaan kegiatan JKPI sejak 26-30 Agustus 2026.

“Masih ada beberapa hal yang dengan sisa waktu yang ada ini, instansi terkait dan OPD segera melakukan perbaikan-perbaikan. Mudah-mudahan pada hari H semuanya sudah rapi,” katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif JKPI, Nanang Asfarinal, menilai persiapan venue dan fasilitas pendukung sudah mendekati tahap akhir.

Menurut Nanang, sejumlah bagian di Landmark masih perlu dipoles, termasuk fasilitas toilet yang dinilai penting mengingat lokasi tersebut merupakan salah satu ikon Kota Ternate dan akan dikunjungi peserta JKPI.

“Pada intinya semua sudah oke, tinggal poles-polesan mungkin sekitar 5 sampai 10 persen lagi. Kalau itu sudah dibereskan, semuanya saya rasa sudah aman,” ujar Nanang.

Ia menambahkan, tim dari Bandung nantinya akan melakukan gladi resik bersama tim lokal untuk memastikan penyerahan pataka dan pagelaran budaya berjalan sesuai dengan konsep yang telah disiapkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....