Swalayan Tara No Ate Optimis Omzet Meningkat saat JKPI
- 20 Agt 2026 14:27 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate– Menyambut pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang berlangsung di Ternate pada 26-30 Agustus 2026, Swalayan Tara No Ate optimis omzet penjualan meningkat dibandingkan hari biasa.
Direktur Swalayan Tara No Ate Kota Ternate, Burhanuddin S. Roppe, mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung selama momentum Rakernas JKPI. Persiapan tersebut meliputi peningkatan pelayanan hingga penambahan tenaga kerja.

“Kami sudah mempersiapkan peningkatan pelayanan. Kami juga telah menyurat ke Disperindag untuk memohon bantuan tambahan empat tenaga kerja. Saat ini staf yang tersedia sekitar 11 orang dan akan dibagi dalam beberapa sif agar pelayanan dapat dimaksimalkan,” kata Burhanuddin, Kamis 20 Agustus 2026.
Selain menambah tenaga kerja, pihaknya meningkatkan ketersediaan produk dari pelaku UMKM. Jika sebelumnya Swalayan Tara No Ate menerima sekitar 20 item produk dari setiap pelaku UMKM, kini jumlahnya ditingkatkan menjadi 30 item.
“Penambahan stok dari UMKM, terutama olahan kenari dan rempah yang menjadi produk unggulan. Ada tambahan produk sekitar 40 persen. Kami optimis momentum ini dapat meningkatkan omzet,” ujarnya.
Burhanuddin mengatakan, pada momentum Rakernas JKPI, pihaknya menargetkan pendapatan harian dapat mencapai Rp30 juta. Angka tersebut meningkat dibandingkan pendapatan normal yang berkisar Rp7 juta hingga Rp10 juta per hari.
Ia berharap dukungan berbagai pihak, termasuk pelaku UMKM, untuk terus mempromosikan produk lokal. Dengan demikian, peserta Rakernas JKPI yang datang ke Ternate dapat mengunjungi Swalayan Tara No Ate.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....