Kesempatan Emas Putra-Putri Malut, Sekolah Kedinasan Resmi Dibuka

  • 16 Agt 2026 07:54 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate – Kabar baik bagi putra-putri terbaik Maluku Utara. Pemerintah Provinsi Maluku Utara resmi membuka pendaftaran seleksi Sekolah Kedinasan melalui jalur Pola Pembibitan Provinsi Maluku Utara tahun 2026.

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyampaikan, pendaftaran seleksi administrasi dibuka mulai 18 hingga 30 Agustus 2026. Sementara pengumuman hasil seleksi administrasi dijadwalkan pada 2 hingga 3 September 2026.

Proses pendaftaran dilakukan melalui laman resmi Sekolah Kedinasan Badan Kepegawaian Negara (BKN), dengan peserta memastikan memilih jalur Pola Pembibitan Provinsi Maluku Utara.

“Dalam seleksi ini, peserta dapat memilih salah satu dari tiga sekolah kedinasan, yakni STIS, STAN, dan STTD,”kata Gubernur saat umumkan kabar baik ini, Sabtu 15 Agustus 2026.

Persyaratan usia berbeda pada masing-masing sekolah. Untuk STIS, calon peserta berusia minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun. Untuk STAN, usia minimal 14 tahun dan maksimal 22 tahun. Sedangkan STTD menetapkan usia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun.

Selain persyaratan usia, terdapat ketentuan khusus bagi peserta jalur Pola Pembibitan Provinsi Maluku Utara. Peserta wajib memiliki KTP Maluku Utara, sementara kedua orang tua juga harus berdomisili di Maluku Utara.

Pemprov Maluku Utara juga menyiapkan layanan pendampingan bagi calon peserta yang membutuhkan informasi terkait proses pendaftaran.

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Call Center SAPA BKD di nomor 082148658863 atau dengan mendatangi SAPA (Sentra Akses Pendaftaran dan Informasi) BKD Provinsi Maluku Utara yang berlokasi di SMK Negeri 1 Ternate, Jalan Kihadjar Dewantoro No. 208, Kelurahan Takoma, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate.

Layanan tersebut disiapkan untuk membantu calon peserta memahami tahapan dan proses pendaftaran sekolah kedinasan.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara mengajak putra-putri daerah memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melanjutkan pendidikan sekaligus mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.

“Maluku Utara Bangkit! SDM Unggul dan Berdaya Saing,” ucap Sherly.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....