Musim Kemarau, Ini Kebiasaan Sederhana untuk Hemat Air

  • 13 Agt 2026 20:56 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Memasuki musim kemarau, ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah mulai mengalami penurunan. Debit sumber air seperti sungai, sumur, dan waduk cenderung menyusut akibat minimnya curah hujan, sehingga masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan air demi mencukupi kebutuhan sehari-hari hingga musim hujan tiba.

Menghadapi kondisi ini, sejumlah kebiasaan sederhana dapat diterapkan oleh masyarakat di lingkungan rumah tangga untuk menghemat penggunaan air tanpa mengurangi kenyamanan aktivitas sehari-hari.

Matikan Keran Saat Tidak Digunakan

Kebiasaan membiarkan keran menyala saat menyikat gigi atau mencuci piring ternyata dapat membuang air dalam jumlah besar. Menutup keran saat tidak digunakan secara langsung dapat mengurangi pemborosan air secara signifikan.

Manfaatkan Air Bekas Cucian

Air bekas cucian beras atau sayuran masih bisa dimanfaatkan kembali, misalnya untuk menyiram tanaman. Cara ini membantu mengurangi konsumsi air bersih sekaligus ramah lingkungan.

Periksa dan Perbaiki Kebocoran Pipa

Kebocoran kecil pada pipa atau keran yang dibiarkan dapat menyebabkan pemborosan air dalam jumlah besar setiap harinya. Pengecekan rutin dan perbaikan segera menjadi langkah penting untuk mencegah air terbuang sia-sia.

Gunakan Ember Dibanding Selang

Saat mencuci kendaraan atau menyiram tanaman, penggunaan ember dinilai lebih hemat air dibandingkan menggunakan selang yang alirannya sulit dikontrol.

Mandi Secukupnya

Mengurangi durasi mandi serta menghindari kebiasaan berendam dalam waktu lama juga menjadi salah satu cara efektif untuk menekan penggunaan air bersih di tengah musim kemarau.

Tampung Air Hujan

Meski intensitas hujan berkurang, masyarakat tetap dapat memanfaatkan hujan yang turun dengan menampungnya menggunakan penampung air. Air tersebut dapat digunakan untuk keperluan non-konsumsi seperti menyiram tanaman atau membersihkan halaman.

Pemerintah daerah dan instansi terkait juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak, mengingat musim kemarau berpotensi berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. Dengan menerapkan kebiasaan hemat air sejak dini, diharapkan ketersediaan air bersih tetap terjaga hingga musim penghujan tiba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....