Kemarau, Warga Gurabunga Andalkan Mata Air Goa untuk Kebutuhan Sehari-hari
- 12 Agt 2026 06:30 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Tidore - Warga Kelurahan Gurabunga, Kecamatan Tidore, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau yang melanda wilayah tersebut.
Berkurangnya debit sejumlah sumber air membuat warga kini hanya mengandalkan mata air pegunungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, penggunaannya masih terbatas karena debit air yang tidak besar.
Lurah Gurabunga, Samsul Arifin, mengatakan warga saat ini mengandalkan sumber air dari Mata Air Goa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menurut dia, meski debit air terbatas, sumber tersebut masih dapat digunakan warga untuk kebutuhan konsumsi dan mandi.
"Untuk sementara ini masih bisa terpenuhi kebutuhan warga, hanya saja debitnya tidak besar," kata Samsul saat dikonfirmasi, Rabu 12 Agustus 2026.
Kondisi kemarau tidak hanya berdampak pada kebutuhan air rumah tangga, tetapi juga mengganggu aktivitas pertanian di Gurabunga. Sebagian petani bahkan belum dapat menanam karena lahan mengalami kekeringan.
Samsul mengatakan, dalam beberapa hari terakhir, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Perumda Ake Mayora telah menyalurkan bantuan air kepada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air.
Bantuan air tersebut tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga, tetapi juga dimanfaatkan untuk membantu petani yang kebunnya dapat dijangkau kendaraan.
"Kalau petani yang dorang (mereka) punya kebun yang dekat dengan jalan atau bisa dijangkau saat ini bisa menanam, karena ada air. Tapi petani lain yang lokasinya jauh dan tidak bisa dijangkau, sementara ini mereka belum bisa menanam," ujar Samsul.
Ia berharap kondisi kemarau tidak berlangsung lebih lama sehingga ketersediaan air bagi warga maupun petani dapat kembali normal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....