Malut Bidik Kerja Sama Strategis dengan Singapura, Empat Sektor Jadi Prioritas

  • 09 Agt 2026 07:56 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Pemerintah Provinsi Maluku Utara memperkuat langkah membuka kerja sama strategis dengan Pemerintah Singapura. Kolaborasi tersebut diarahkan pada empat sektor utama, yakni pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan pengembangan sumber daya manusia.

Penguatan kerja sama itu dibahas dalam pertemuan Gubernur Maluku Utara dengan Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Y.M Kwok Fook Seng, dalam kunjungan resmi ke Maluku Utara, Rabu 5 Agustus 2026.

Pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut dari rangkaian komunikasi kedua pihak sebelumnya di Jakarta. Pemprov Maluku Utara dan Pemerintah Singapura sepakat mendorong hubungan yang selama ini terjalin menuju kerja sama yang lebih konkret dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kunjungan Dubes Singapura juga memiliki dimensi kemanusiaan. Kehadiran Kwok Fook Seng berkaitan dengan respons pemerintah daerah terhadap erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara yang sempat berdampak terhadap dua warga negara Singapura.

Kwok Fook Seng menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Maluku Utara dan seluruh otoritas setempat atas respons cepat dalam proses penanganan dan evakuasi warga negara Singapura.

“Kehadiran kami di sini adalah sebagai seorang sahabat. Kami datang untuk memberikan dukungan penuh serta membuka peluang kolaborasi yang lebih erat,” ujar Kwok Fook Seng.

Dari pertemuan tersebut, empat sektor diproyeksikan menjadi pintu masuk kerja sama Maluku Utara-Singapura.

Di bidang pendidikan, kedua pihak menjajaki peningkatan kualitas institusi pendidikan serta peluang pengembangan program beasiswa.

Sektor kesehatan diarahkan pada pengembangan fasilitas medis dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

Sementara di sektor pariwisata, Maluku Utara berpeluang memperluas promosi destinasi unggulan ke pasar internasional, termasuk membuka peluang jejaring dengan Singapura.

Adapun sektor pengembangan sumber daya manusia akan diarahkan pada peningkatan kapasitas dan kompetensi, termasuk melalui pelatihan vokasional bagi aparatur sipil negara (ASN).

Pemprov Maluku Utara menilai kerja sama tersebut dapat menjadi momentum untuk memperluas jejaring internasional sekaligus mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia dan layanan publik di daerah.

Kerja sama dengan Singapura juga diharapkan tidak berhenti pada pertemuan diplomatik, tetapi berlanjut dalam program yang terukur dan memiliki dampak langsung terhadap pembangunan Maluku Utara.

Dalam kunjungan tersebut, Duta Besar Singapura didampingi Sekretaris Pertama Kedutaan Singapura Malik Vickland dan Sharin Chan. Dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara, turut hadir Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Utara Kris Syamsudin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....