Gubernur Sherly Hadir Menguatkan Mimpi Anak Sekolah Rakyat

  • 06 Agt 2026 16:33 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sofifi – Suara lagu-lagu kebangsaan menggema dari halaman Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Maluku Utara, Kamis 6 Agustus 2026, mengiringi langkah awal ratusan anak yang memulai babak baru dalam hidup mereka. Di balik semangat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), tersimpan harapan besar agar pendidikan mampu mengubah masa depan anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Sebanyak 240 siswa yang berasal dari keluarga kelompok desil 1 dan desil 2 resmi mengikuti pendidikan berasrama di Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Maluku Utara. Sekolah ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Kehadiran Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menambah semangat para siswa. Didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Abubakar Abdullah, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Musrifah Alhadar, Plt. Kadis Sosial Zen Kasim, Penjabat Kepala Sekolah, serta perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Sherly menyapa para peserta didik yang tampak antusias menyambut kedatangannya.

Ini bukan kunjungan pertama, Gubernur perempuan pertama di Maluku Utara ini sudah sering melakukan kunjungan sejak masih dalam perencanaan pembangunan sekolah rakyat, hingga mulai pekerjaannya, dan kini para siswa mulai masuk ke gedung yang telah selesai dibangun.

Dalam suasana menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Sherly mengajak para siswa memaknai kemerdekaan sebagai kesempatan untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan.

“Semangat semua?” sapa Sherly dari atas podium yang langsung disambut sorakan para siswa.

Selain berdialog mengenai pengalaman mereka selama mengikuti kegiatan di Sekolah Rakyat, Sherly juga memberikan motivasi agar para siswa tetap bersemangat menempuh pendidikan dan tidak pernah berhenti bermimpi.

Penjabat Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Maluku Utara, Nurhasni Ibrahim, menjelaskan bahwa sekolah tersebut kini resmi beroperasi dengan menghimpun siswa dari berbagai daerah dalam satu kawasan pendidikan yang terintegrasi.

Menurutnya, kunjungan Gubernur menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas dan inklusif.

Suasana haru juga terlihat dari ekspresi para siswa. Salah satunya Nadira Jamil (13), yang mengaku bahagia dapat bertemu langsung dengan orang nomor satu di Maluku Utara.

“Ibu Gubernur cantik sekali,” ujar Nadira singkat sambil tersenyum malu usai bersalaman dengan Sherly.

Sebelum meninggalkan lokasi, Sherly berpesan agar para siswa memanfaatkan kesempatan belajar sebaik mungkin sebagai bekal membangun masa depan.

“Mengisi kemerdekaan hari ini bukan lagi dengan mengangkat senjata, melainkan dengan belajar sungguh-sungguh agar kelak menjadi generasi yang membangun Maluku Utara,” katanya.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara di bawah kepemimpinan Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe menegaskan komitmennya untuk mendukung keberlanjutan Program Sekolah Rakyat.

Melalui konsep pendidikan berasrama yang terintegrasi, program ini diharapkan mampu membuka jalan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus menjadi salah satu upaya memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....