Forum Konsultasi Publik, KPP Pratama Ternate Serap Masukan Stakeholder
- 05 Agt 2026 12:10 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ternate menggelar Forum Konsultasi Publik di ruang pertemuan lantai II, Rabu 5 Agustus 2026. Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, media, hingga mitra kerja sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan perpajakan melalui pelibatan aktif masyarakat.
Forum tersebut menjadi wadah bagi KPP Pratama Ternate untuk menyampaikan proses bisnis pelayanan sekaligus menyerap masukan dari para stakeholder. Hasil diskusi diharapkan menjadi bahan penyempurnaan standar pelayanan, perumusan kebijakan, hingga evaluasi layanan yang diberikan kepada wajib pajak.
Kepala KPP Pratama Ternate, Rehbina Sukmasari, mengatakan forum konsultasi publik merupakan implementasi prinsip meaningful participation atau partisipasi bermakna dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Melalui forum ini, masyarakat dan para pemangku kepentingan diberikan ruang untuk menyampaikan pengalaman serta harapan terhadap layanan perpajakan.
"Kami mengundang stakeholder untuk menyampaikan masukan terkait proses bisnis layanan yang kami lakukan. Di sisi lain, kami juga menegaskan komitmen KPP Pratama Ternate untuk memberikan pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Sari, sapaan Rehbina.

Menurutnya, masukan yang diterima akan menjadi dasar bagi KPP Pratama Ternate dalam memperbaiki kualitas pelayanan. Pihaknya ingin mengetahui secara langsung kondisi pelayanan yang dirasakan oleh para pengguna layanan sehingga solusi yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan wajib pajak.
Ia menambahkan, pendekatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang semakin efektif, responsif, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.
Dalam forum tersebut, KPP Pratama Ternate menerima dua kelompok masukan utama dari peserta. Pertama, apresiasi terhadap kegiatan edukasi dan pelayanan yang selama ini telah diberikan kepada wajib pajak dan stakeholder.
"Alhamdulillah, para stakeholder menyampaikan bahwa edukasi dan pelayanan yang kami berikan memberikan dampak positif. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan," kata Sari.
Selain apresiasi, peserta juga menyampaikan sejumlah kendala teknis, terutama terkait penggunaan aplikasi Coretax, perubahan data wajib pajak, hingga kesulitan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT). Tidak sedikit wajib pajak yang mengaku mengalami kendala karena lupa kata sandi setelah lama tidak melakukan pelaporan.
Masukan tersebut, lanjut Sari, akan ditindaklanjuti dengan memperluas ruang komunikasi antara KPP Pratama Ternate dan wajib pajak agar setiap kendala dapat diselesaikan secara cepat dan tepat.
Sebagai tindak lanjut, KPP Pratama Ternate telah menyediakan berbagai kanal layanan untuk membantu wajib pajak. Selain layanan langsung melalui Helpdesk di Tempat Pelayanan Terpadu (TPT), masyarakat juga dapat menyampaikan permasalahan melalui layanan WhatsApp yang telah disediakan.
"Kami juga siap memberikan edukasi, baik secara langsung maupun tidak langsung, termasuk pendampingan secara individual maupun kepada kelompok wajib pajak yang menghadapi permasalahan serupa," ujarnya.
Ia berharap Forum Konsultasi Publik tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi mampu memperkuat hubungan komunikasi antara KPP Pratama Ternate dengan seluruh stakeholder. Menurutnya, kepercayaan masyarakat menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kepatuhan perpajakan.
"Harapan terbesar kami adalah tumbuhnya kepercayaan kepada KPP Pratama Ternate. Ketika wajib pajak datang membawa persoalan dan masalahnya dapat diselesaikan dengan baik, maka kepercayaan itu akan tumbuh. Pada akhirnya, kepercayaan tersebut akan mendorong kepatuhan perpajakan sekaligus memastikan layanan yang kami berikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Sari, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....