Rakorda BPBD Malut Siapkan Strategi Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

  • 02 Agt 2026 15:10 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sofifi - Pemerintah Provinsi Maluku Utara mematangkan pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) se-Maluku Utara yang akan digelar pada 4–5 Agustus 2026 di Kabupaten Halmahera Utara. Forum ini diharapkan menjadi momentum memperkuat koordinasi dan kapasitas penanggulangan bencana di wilayah kepulauan.

Mengusung tema “Penguatan Sinergi Penanggulangan Bencana untuk Mewujudkan Maluku Utara Bangkit yang Tangguh, Aman, dan Berkelanjutan,” Rakorda akan diikuti BPBD Provinsi Maluku Utara bersama 10 BPBD kabupaten/kota.

Ketua Panitia Rakorda, Febrimulyadi Ibrahim, mengatakan seluruh persiapan terus dimatangkan melalui koordinasi dengan berbagai pihak agar pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai rencana.

“Insya Allah, Rakorda BPBD se-Maluku Utara yang dipusatkan di Kabupaten Halmahera Utara akan dihadiri oleh 10 BPBD kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara. Forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, menyamakan persepsi, serta membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana di daerah,” ujar Febri kepada rri.co.id, di Sofifi, Minggu 2 Agustus 2026.

Menurut Febrimulyadi, Rakorda tidak hanya menjadi forum koordinasi antarlembaga, tetapi juga diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis sebagai pedoman bersama dalam memperkuat tata kelola penanggulangan bencana. Rekomendasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mendorong sistem penanggulangan bencana yang lebih efektif, terpadu, dan berkelanjutan.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, khususnya BPBD Kabupaten Halmahera Utara, yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rakorda.

“Kolaborasi antara panitia dengan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, terutama BPBD Kabupaten Halmahera Utara selaku tuan rumah, berjalan sangat baik. Koordinasi yang terjalin berlangsung intensif dengan semangat kebersamaan. Kami berharap kolaborasi ini terus terjaga dan semakin maksimal hingga hari pelaksanaan, sehingga Rakorda BPBD se-Maluku Utara Tahun 2026 dapat berjalan lancar, sukses, dan menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat bagi penguatan penanggulangan bencana di Maluku Utara,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Rakorda, Khalida Fitriyani Lestaluhu, mengatakan panitia terus menuntaskan berbagai kebutuhan teknis dan administratif menjelang pelaksanaan kegiatan.

“Berbagai persiapan terus kami maksimalkan, mulai dari kesiapan lokasi kegiatan, akomodasi peserta, perlengkapan acara, hingga koordinasi dengan seluruh pihak yang terlibat. Kami optimistis, dengan dukungan semua pihak, Rakorda dapat berlangsung dengan lancar, tertib, dan sukses sesuai dengan tujuan yang diharapkan,” ujar Khalida.

Rakorda BPBD se-Maluku Utara 2026 diharapkan menghasilkan langkah-langkah strategis yang adaptif terhadap berbagai potensi ancaman bencana, sekaligus memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang tangguh dan berkelanjutan di kawasan timur Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....