Pengguna Transportasi Laut Diharapkan Waspada Terhadap Gelombang Tinggi
- 30 Jul 2026 18:14 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate – BMKG melalui Stasiun Meteorologi (BMKG) Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini tinggi gelombang di beberapa wilayah perairan Maluku Utara. Peringatan dini tersebut berlaku pada Jumat 31 Juli 2026, pukul 09.00 WIT sampai Senin 3 Agustus 2026, pukul 09.00 WIT.
Menurut Prakirawan BMKG, Dhea Widyasista tinggi gelombang 1.25 sampai 2.5 meter berpeluang terjadi di perairan Timur Morotai, perairan Tenggara Morotai, perairan Kepulauan Loloda dan perairan Halmahera Barat. Kemudian perairan Timur Kepulauan Halmahera, Teluk Weda, perairan Gebe, perairan Utara Mangole, perairan Timur Sanana, dan perairan Selatan Taliabu.
Peringatan dini juga berlaku untuk wilayah perairan Timur Obi, perairan Barat Daya Obi, serta perairan Barat Laut Obi. Hal tersebut disampaikan Dhea Widyasista dalam rilis yang diterima rri.co.id, Kamis 30 Juli 2026.
Peningkatan tinggi gelombang, diakibatkan adanya kondisi sinoptik, yakni wilayah Indonesia Utara ekuator umumnya bertiup dari Tenggara ke Barat Daya, dengan kecepatan 6 sampai 20 knot. Sementara di wilayah Selatan Indonesia dari Timur ke Tenggara dengan kecepatan 10 sampai 30 knot, kecepatan angina tertinggi terpantau di Samudera Hindia Selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur.
Kondisi tersebut beresiko terhadap keselamatan pelayaran, yakni pada perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.25 meter. Beresiko pula terhadap kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.5 meter.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....