Wali Kota Ternate Dorong Sinergi Pendidikan Negeri dan Swasta
- 23 Jul 2026 14:33 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate–Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, membuka Rapat Kerja (Raker) Yayasan Pendidikan Katolik Keuskupan Amboina (YPKKA) bersama SD Katolik Santa Theresia dan SMA Katolik Bintang Laut Kota Ternate. Kegiatan berlangsung di ruang pertemuan Gereja Katolik Paroki St. Wilibrordus, Kamis 23 Juli 2026).
Raker mengusung tema "Bersinergi dan Berkolaborasi Membangun Ekosistem Sekolah yang Unggul" ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Juli 2026.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Sekretaris Yayasan Pendidikan Katolik Keuskupan Amboina, John Dumatubun, serta Kepala Kantor YPKKA Perwakilan Maluku Utara, Pastor Titus Rahail.
Dalam sambutannya, Tauhid Soleman menegaskan komitmen Pemerintah Kota Ternate untuk mewujudkan pemerataan mutu pendidikan, baik di sekolah negeri maupun swasta. Menurutnya, sudah saatnya paradigma mengenai sekolah favorit ditinggalkan.
"Saya selalu menyampaikan bahwa tidak ada lagi istilah sekolah favorit maupun bukan favorit. Semua sekolah memiliki kedudukan yang sama. Tugas pemerintah adalah memastikan kualitas dan fasilitas seluruh sekolah terus ditingkatkan sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan menentukan pilihan," ujar Tauhid.
Ia menjelaskan, keterbatasan daya tampung di sejumlah sekolah negeri menjadikan sekolah swasta sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses layanan pendidikan bagi masyarakat.
Tauhid juga menyinggung pentingnya pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai bagian dari proses adaptasi peserta didik baru saat memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan swasta menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan di Kota Ternate.
Dikatakan sinergi yang kuat dengan YPKKA dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan, Pemerintah Kota Ternate berharap kualitas pendidikan di daerah terus meningkat sehingga seluruh peserta didik memperoleh kesempatan belajar yang setara tanpa membedakan status sekolah negeri maupun swasta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....