Dispersip Ternate Perkuat Literasi Melalui Lomba Video Konten Kreatif

  • 22 Jul 2026 11:49 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate–Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Daerah Kota Ternate menggelar pembukaan sekaligus penguatan Lomba Video Konten Literasi diikuti puluhan peserta berlangsung di Dispersip, Rabu 22 Juli 2026.

Kegiatan bertema "Melalui Lomba Video Kita Wujudkan Perpustakaan sebagai Pusat Penggerak Literasi" ini menghadirkan narasumber Dosen Universitas Khairun (Unkhair) Muamar Abd. Halili, Anggota DPRD Kota Ternate yang juga pegiat literasi Nurlaela Syarif, serta jurnalis M. Faisal. Pembukaan lomba turut hadir Sekertaris Dispersip, Nona Lethulur dan jajaran Dispersip.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Ternate, Safia M. Nur, mengatakan lomba video konten literasi merupakan ajang pembuatan video edukatif yang bertujuan menyebarluaskan budaya literasi, termasuk budaya baca dan literasi digital.

"Lomba ini juga menjadi sarana untuk mempromosikan program perpustakaan sekaligus mendorong kreativitas generasi muda dalam menciptakan konten yang bermanfaat, edukatif, dan menarik," ujarnya.

Menurut Safia, media video dipilih karena memiliki jangkauan yang luas dan efektif dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat, khususnya generasi muda di era digital. Konten yang edukatif dan informatif diharapkan dapat menjadi penyeimbang sekaligus menangkal maraknya konten negatif di media sosial.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menunjukkan kreativitasnya dalam mendukung gerakan literasi.

"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah menyalurkan kreativitasnya melalui gerakan literasi. Mari terus berkolaborasi dan berkarya untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing," katanya.

Safia juga mengungkapkan bahwa tingkat kegemaran membaca di Kota Ternate mengalami penurunan pada 2025. Hal itu tercermin dari nilai Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kota Ternate yang berada pada angka 8,12.

Menurutnya, peningkatan budaya membaca bukan hanya menjadi tanggung jawab Dispersip, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

"Ini bukan hanya tanggung jawab Dinas Perpustakaan, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama untuk meningkatkan kegemaran membaca di Kota Ternate. Pada 2026 ini juga ada mahasiswa KKN Tematik Literasi yang diharapkan mampu membantu meningkatkan minat baca masyarakat di setiap kelurahan," ujar Safia, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....