SPSI Halteng Tolak PHK Massal, Minta Pemda Pertemukan Perusahaan
- 22 Jul 2026 00:30 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Halmahera Tengah - Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Halmahera Tengah menyampaikan lima tuntutan terkait ancaman PHK massal di kawasan Weda Bay Project. Aspirasi itu disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui aksi damai, Selasa 21 Juli 2026.
SPSI menilai rencana pengurangan tenaga kerja berdampak besar terhadap kehidupan pekerja. Kondisi itu dipicu pembatasan kuota RKAB yang memengaruhi operasional pertambangan.
Organisasi pekerja meminta pemerintah mempertemukan perusahaan dengan serikat pekerja. Langkah tersebut diharapkan menghasilkan solusi sebelum kebijakan PHK diterapkan.
Selain itu, SPSI meminta perusahaan menunda pengurangan tenaga kerja. Mereka berharap keputusan menunggu kepastian evaluasi kuota RKAB dari Kementerian ESDM.
Wakil Bupati Ahlan Djumadil menyatakan pemerintah menerima seluruh aspirasi pekerja. "Kami akan mengakomodasi pertemuan agar solusi terbaik dapat ditemukan," ujarnya.
Pemerintah daerah berkomitmen membuka ruang komunikasi antara seluruh pihak. Upaya itu diharapkan menjaga hak pekerja sekaligus mendukung stabilitas ekonomi daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....