Peringati Harkopnas 2026, Wa Zaharia: Koperasi Hadir untuk Rakyat

  • 13 Jul 2026 12:08 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sofifi – Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Provinsi Maluku Utara tidak sekadar menjadi seremoni tahunan setiap 12 Juli. Pemerintah Provinsi Maluku Utara menjadikan momentum ini sebagai penguatan percepatan operasional 1.185 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), program strategis nasional yang diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi desa.

Peringatan Harkopnas berlangsung khidmat di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Maluku Utara, Sofifi, Senin 13 Juli 2026. Acara ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Sekretaris Daerah Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Wa Zaharia.

Dalam laporannya, Wa Zaharia menegaskan tema Harkopnas tahun ini, “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, menjadi komitmen untuk membangun koperasi yang sehat, modern, profesional, dan berdaya saing. Ia menyebut peringatan tahun ini difokuskan untuk mempercepat transformasi koperasi agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian nasional.

Menurut Wa Zaharia, hingga Juli 2026 terdapat 2.669 koperasi di Maluku Utara, terdiri atas 2.350 koperasi aktif dan 315 koperasi tidak aktif. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.185 merupakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah terbentuk sebagai implementasi program strategis pemerintah. Di antaranya, 17 koperasi telah beroperasi, 125 koperasi sedang membangun gerai, sementara 11 koperasi telah menyelesaikan pembangunan fisik gerai dan pergudangan secara penuh.

“Data ini menunjukkan percepatan operasionalisasi KDKMP masih menjadi pekerjaan utama pemerintah daerah,”ucap Wa Zaharia.

Kadis Koperasi dan UKM Maluku Utara, Wa Zaharia bersama Staf Ahli Gubernur Nurlela Muhammad, beri keterangan kepada wartawan usai peringatan Harkopnas 2026.(Foto: RRI/Yudi).

Untuk mempercepat target tersebut, Dinas Koperasi dan UKM Maluku Utara telah menyusun rangkaian kegiatan sepanjang Juli 2026. Kegiatan itu meliputi rapat koordinasi percepatan operasionalisasi KDKMP bersama seluruh kabupaten/kota, sosialisasi, lomba antarinsan koperasi, hingga berbagai bimbingan teknis bagi pengurus koperasi mengenai tata kelola, penyusunan laporan keuangan, akuntabilitas, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Penguatan kapasitas pengurus menjadi faktor penting agar koperasi tidak hanya terbentuk secara administratif, tetapi mampu berkembang menjadi lembaga ekonomi yang mandiri, profesional, dan berkelanjutan,”ucapnya.

Ia juga mengutip pesan Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Harkopnas tingkat nasional yang menekankan bahwa koperasi merupakan kekuatan ekonomi rakyat. Semangat tersebut, kata Wa Zaharia, harus menjadi motivasi bagi seluruh gerakan koperasi di Maluku Utara untuk membangun ekonomi masyarakat dari desa menuju Indonesia yang lebih kuat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....