Doa Lintas Agama Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, Menjaga Kerukunan Beragama
- 01 Jul 2026 13:18 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Sofifi – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara menghadiri kegiatan Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Polda Maluku Utara pada Selasa, 30 Juni 2026. Kehadiran Kementerian Agama menjadi wujud komitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kerukunan umat beragama dan keamanan masyarakat.
Dilansir dari laman Kanwil Kemenag Provinsi Maluku Utara, inisiatif dari jajaran kepolisian dinilai menjadi bukti konkret komitmen Polri dalam memperkuat persatuan, kerukunan, dan keharmonisan antarumat beragama.
Kepala Kanwil Kemenag Maluku Utara diwakili Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam, H. M. Zulkiram M. Chaeruddin mengatakan bahwa, berkumpulnya para pemuka agama ini membawa pesan kedamaian yang kuat bagi publik. Kegiatan ini menjadi simbol kuat kebersamaan sekaligus memperlihatkan semangat toleransi yang terus terjaga di tengah keberagaman masyarakat Maluku Utara.
"Tidak ada institusi yang mampu menjaga keamanan sendirian, keamanan adalah hasil gotong royong seluruh anak bangsa. Di daerah ini kita hidup berdampingan dengan semangat persaudaraan, saling menghormati, dan saling menjaga," ujar Zulkiram.
Dalam ajaran Islam, perbedaan merupakan sunatullah sehingga menjaga persatuan menjadi bagian dari pengamalan nilai-nilai agama. Sinergi antara ulama, umara, aparat keamanan, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci terciptanya kehidupan yang aman dan harmonis.
Menurutnya, tantangan kehidupan saat ini tidak hanya berupa ancaman fisik, tetapi juga hoaks, ujaran kebencian, intoleransi, radikalisme, judi online, narkoba, hingga kejahatan siber yang berpotensi memecah persatuan. Untuk itu, rumah ibadah, sekolah, keluarga, dan ruang publik perlu menjadi tempat menanamkan nilai-nilai agama, cinta tanah air, moderasi beragama, dan semangat persaudaraan.
Kementerian Agama terus berkomitmen bersinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia dalam memperkuat moderasi beragama dan menjaga kerukunan umat. Menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.
Doa bersama ini menjadi simbol persatuan serta komitmen bersama dalam menjaga kerukunan dan kedamaian. Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan berbagai agama di Maluku Utara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....