Pemprov Malut Perkuat Perlindungan Sosial Kelompok Rentan

  • 30 Jun 2026 15:55 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate – Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Sosial memperkuat berbagai program perlindungan sosial pada 2026 dengan memperluas bantuan bagi kelompok rentan, mulai dari anak berisiko stunting, lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, hingga korban bencana alam.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Maluku Utara, Zen Kasim, mengatakan seluruh program tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program prioritas Gubernur Sherly Tjoanda Laos dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami merupakan OPD pendukung program Ibu Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur. Banyak program yang kami berikan kepada masyarakat penerima manfaat, di antaranya bantuan susu untuk anak-anak stunting,” kata Zen kepada rri.co.id di Ternate, Selasa 30 Juni 2026.

Selain itu, Dinas Sosial juga akan menyalurkan bantuan nutrisi bagi lansia yang tinggal bersama keluarga agar kebutuhan gizi kelompok usia lanjut tetap terpenuhi.

Di sektor penanggulangan bencana, Pemprov Maluku Utara menyiapkan peningkatan kualitas bantuan logistik. Salah satunya dengan menyediakan kasur yang lebih layak untuk kebutuhan pengungsian.

“Ke depan kami akan memberikan kasur yang lebih memadai. Evaluasi dari penyaluran sebelumnya menunjukkan kasur yang diberikan masih terlalu tipis, sehingga tahun ini kualitasnya akan ditingkatkan untuk mendukung kenyamanan para pengungsi,” ujar Zen.

Pemerintah provinsi juga melanjutkan program bantuan alat bantu bagi penyandang disabilitas dan lansia, seperti kursi roda, tongkat, serta berbagai alat bantu mobilitas lainnya. Selain itu, program pemasangan kaki palsu yang telah diluncurkan akan memasuki tahap penyerahan kepada penerima manfaat pada awal Agustus 2026 setelah proses pengukuran selesai dilakukan.

Tak hanya itu, untuk membantu masyarakat menghadapi tingginya biaya kebutuhan pokok di sejumlah wilayah, pemerintah daerah juga menyiapkan program bantuan sembako gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.

Zen menegaskan seluruh bantuan sosial pada 2026 akan diawasi agar tepat sasaran, baik dari sisi penerima maupun jumlah bantuan yang disalurkan.

“Kami berharap seluruh bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan diterima masyarakat sesuai dengan data serta berita acara penyaluran bantuan,” katanya.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Maluku Utara memperkuat jaring pengaman sosial sekaligus memastikan kelompok rentan memperoleh perlindungan dan layanan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....