Sebanyak 38 Siswa PAUD Galela Ikuti Wisuda Bersama
- 30 Jun 2026 16:26 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Halmahera Utara – Sebanyak 38 orang siswa dan siswi dari lima lembaga pendidikan anak usia dini mengikuti kegiatan penamatan dan wisuda yang berlangsung khidmat sekaligus meriah di Cafe Sarisa Lahabato, Puncak Desa Towara, Kecamatan Galela, pada hari ini Senin 29 Juni 2026.
Kelima lembaga yang terlibat dalam kegiatan bersama tersebut adalah RA Mujahidin Towara, RA Amal Jariyah Pune, TK Dharma Wanita Galela, PAUD Tolonga Towara, dan PAUD Mangongano Barataku.
Mengusung tema “Cerdas Ceria Berakhlak Mulia: Bersama Mengukir Prestasi Menuju Generasi Emas”, acara ini bukan sekadar seremonial penutup tahun ajaran, melainkan momen strategis untuk menandai tahap awal perjalanan pendidikan dan pembentukan karakter generasi penerus bangsa.
Tema tersebut dipilih sebagai pedoman utama agar proses pengasuhan dan pembelajaran tidak hanya berfokus pada kecerdasan kognitif, tetapi juga keseimbangan emosional, semangat kebersamaan, serta pembinaan akhlak yang luhur sejak usia dini.
Turut hadir dan memberikan dukungan dalam kegiatan ini sejumlah pejabat, tokoh masyarakat, serta unsur pendidik dan wali murid. Di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Utara, Abdurrahman Muhammad Ali, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Rahman Saha; Kepala Seksi Pendidikan Islam Haeriyah Tahane beserta jajaran staf Kemenag setempat.
Kehadiran unsur pemerintahan kecamatan juga turut memeriahkan, yaitu Camat Galela Rahwin Silim didampingi stafnya, serta Kepala Desa Sosio Arsat Silim dan Kepala Desa Towara Mikdar Ramli.
| Baca juga: Ratusan Siswa MTsN 1 Kepulauan Sula Lulus |
Selain itu, hadir pula para kepala sekolah, tenaga pendidik, serta orang tua dan wali murid yang turut menyaksikan pencapaian putra-putri mereka.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Utara, H.Abdurrahman menegaskan posisi strategis anak-anak sebagai tunas bangsa yang akan memikul tanggung jawab melanjutkan pembangunan di masa mendatang.
“Tema yang kita usung hari ini sangat relevan dan penuh makna. Menjadi cerdas berarti memiliki bekal ilmu pengetahuan yang cukup; ceria mencerminkan kesehatan jiwa dan semangat hidup yang positif, namun yang paling utama adalah memiliki akhlak mulia,” ujarnya.
Ketiga hal ini harus berjalan beriringan sebagai modal dasar agar mereka mampu mengukir prestasi, membangun jati diri, dan benar-benar menjadi generasi emas yang membawa kemajuan bagi daerah dan bangsa.
Ia juga menyampaikan harapan agar sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat terus dipelihara dan ditingkatkan. “Lingkungan yang saling mendukung, menjadi kunci utama agar nilai-nilai kebaikan dan ilmu yang diperoleh di sekolah dapat terus tumbuh dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari di rumah maupun lingkungan tempat tinggal,” katanya.
Kegiatan wisuda dan penamatan ini ditutup dengan doa bersama dan harapan yang sama dari seluruh pihak yang hadir.
Abdurrahman berharap, para siswa yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan dini ini dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan semangat belajar yang tak pernah padam, senantiasa menjaga akhlak yang mulia, serta terus mengembangkan potensi diri agar kelak tumbuh menjadi generasi emas yang berkarakter, berilmu, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....