Kadri Laetje Targetkan Tambahan 20 Kampung Nelayan di 2027

  • 23 Jun 2026 08:23 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate – Pemerintah Provinsi Maluku Utara mendapatkan alokasi empat titik Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada 2026 sebagai bagian dari upaya pemerintah pusat memperkuat sektor perikanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Maluku Utara, Kadri Laetje, mengatakan empat lokasi tersebut terbagi dalam dua tahap pelaksanaan. Pada tahap pertama, program akan dilaksanakan di Desa Sanggowo Timur, Kabupaten Halmahera Barat, Desa Wasileo di Kabupaten Halmahera Utara, dan Desa Supo di Kabupaten Halmahera Selatan. Sementara pada tahap kedua, satu titik KNMP akan dibangun di Desa Maitara Tengah, Kota Tidore Kepulauan.

Menurut Kadri, Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus berupaya memperjuangkan penambahan alokasi program tersebut. Hasil koordinasi dan diskusi dengan Direktorat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membuka peluang bagi Maluku Utara untuk memperoleh sekitar 20 titik KNMP tambahan pada 2027.

“Insya Allah Maluku Utara ke depan mendapat sekitar 20 titik Kampung Nelayan Merah Putih yang akan didistribusikan ke kabupaten dan kota sesuai hasil survei, identifikasi, serta kualifikasi teknis yang ditetapkan,” kata Kadri kepada rri.co.id, Senin 22 Juni 2026.

Ia menjelaskan, penentuan lokasi KNMP dilakukan melalui tahapan yang ketat agar kampung nelayan yang dibangun benar-benar tangguh dan mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.

Program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas sektor perikanan, tetapi juga menciptakan efek berganda terhadap perekonomian daerah, mulai dari terbukanya lapangan kerja hingga tumbuhnya usaha pendukung di kawasan pesisir.

Kadri menambahkan, KNMP akan menjadi salah satu fokus strategis DKP Maluku Utara melalui kolaborasi pembangunan sektor perikanan dari hulu hingga hilir. Upaya tersebut mencakup pengelolaan daerah penangkapan ikan, penguatan pelabuhan perikanan, peningkatan sistem distribusi, hingga penataan tata niaga hasil perikanan.

Selain itu, aspek mutu dan kualitas hasil perikanan juga akan menjadi perhatian utama melalui pengawasan pada setiap tahapan pengolahan dan rantai penanganan produk perikanan.

Menurutnya, dukungan anggaran dari KKP pada tahun depan diharapkan dapat mempercepat pengembangan KNMP sebagai salah satu proyek strategis nasional di sektor kelautan dan perikanan.

“KKP menyiapkan anggaran sekitar Rp45 triliun untuk pengembangan program, termasuk Kampung Nelayan Merah Putih. Kami berharap Maluku Utara memperoleh alokasi yang signifikan mengingat daerah ini merupakan provinsi kepulauan yang kaya sumber daya ikan,” ujar Kadri.

Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan inisiatif Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mendorong modernisasi kampung nelayan, memperkuat ekonomi pesisir, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan penguatan ekosistem usaha perikanan yang berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....