Sekprov Malut: MTQ Harus Jadi Momentum Mencetak Generasi Qurani
- 21 Jun 2026 21:54 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate – Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir, yang juga Ketua LPTQ menegaskan bahwa Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku Utara Tahun 2026 harus menjadi momentum strategis dalam membentuk generasi Qurani yang berkarakter dan berakhlak mulia.
Pernyataan tersebut disampaikan Samsuddin yang juga menjabat Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Maluku Utara pada pembukaan MTQ XXXI di Aula Masjid Raya Shaful Khairaat, Sofifi, Minggu 21 Juni 2026.
Menurut Samsuddin, penyelenggaraan MTQ tidak boleh dipahami hanya sebagai agenda rutin keagamaan yang dilaksanakan setiap tahun. Lebih dari itu, kegiatan tersebut harus menjadi sarana pembinaan umat sekaligus penguatan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.
“MTQ bukan hanya festival agama rutin, tetapi harus menjadi momentum bersama dalam rangka membentuk generasi Qurani,” ujar Samsuddin.
MTQ XXXI Provinsi Maluku Utara diikuti kafilah dari 10 kabupaten dan kota dengan berbagai cabang perlombaan yang akan berlangsung hingga 26 Juni mendatang.
Rangkaian pembukaan berlangsung khidmat dengan diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an, gema selawat, serta defile kafilah yang menampilkan para peserta dari seluruh daerah di Maluku Utara.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan penetapan Dewan Pengawas, Dewan Hakim, dan Panitera berdasarkan Surat Keputusan Nomor 059/LPTQ/MALUT/VI/2026 yang dibacakan Wakil Ketua LPTQ Maluku Utara, Mulyadi Wowor.
Penetapan dan pelantikan Dewan Hakim menjadi bagian penting dalam pelaksanaan MTQ untuk menjamin proses penilaian berlangsung profesional, objektif, transparan, dan akuntabel.
Sementara itu, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku Utara memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan MTQ XXXI yang dinilai berjalan baik, baik dari sisi lokasi penyelenggaraan, ketertiban peserta, maupun kemasan acara yang menarik.
Melalui MTQ XXXI ini, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai Qurani dalam kehidupan sosial, pendidikan, dan pembangunan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....