Tutup FTJ 2026, Wagub Sebut Pariwisata Disebut Investasi Masa Depan
- 20 Jun 2026 20:54 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Jailolo - Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, resmi menutup rangkaian Festival Teluk Jailolo (FTJ) 2026 yang digelar di kawasan Dodinga, Kabupaten Halmahera Barat, Sabtu 20 Juni 2026. Penutupan festival tersebut sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi di Maluku Utara.
Dalam sambutannya, Sarbin menekankan bahwa pariwisata merupakan sektor strategis yang memiliki prospek besar bagi masa depan daerah. Menurutnya, investasi di bidang pariwisata tidak hanya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, tetapi juga berperan penting dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya.
“Peradaban harus kita pertahankan sebagai warisan leluhur. Mari kita jaga dan lestarikan budaya Maluku Utara sebagai kekayaan yang tidak ternilai bagi generasi mendatang,” ujar Sarbin.
Ia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, panitia pelaksana, dan seluruh masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan FTJ 2026. Berkat kolaborasi tersebut, Festival Teluk Jailolo dinilai terus berkembang dan menjadi salah satu agenda pariwisata nasional yang rutin masuk dalam kalender event daerah.
Sarbin juga menyoroti keberagaman suku, adat, dan budaya yang dimiliki Maluku Utara sebagai modal penting dalam pengembangan pariwisata. Menurutnya, kekayaan budaya tersebut harus terus dijaga melalui semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat.
Selain itu, ia mendorong pemanfaatan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memperluas promosi destinasi wisata, khususnya di Halmahera Barat. Langkah tersebut dinilai dapat meningkatkan daya tarik wisatawan sekaligus mempercepat kemajuan daerah.

Keberhasilan pelaksanaan FTJ 2026, lanjutnya, menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat bersama masyarakat dalam membangun sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi lokal. Ia berharap festival tersebut mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui tumbuhnya sektor ekonomi kreatif, pariwisata, dan usaha mikro kecil.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan peluncuran Desa Dodinga sebagai Kampung Wisata Wallace Warisan Nusantara. Program tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam pengembangan kawasan wisata berbasis konservasi, sejarah, dan budaya.
Acara penutupan FTJ 2026 dihadiri Wakil Bupati Halmahera Barat, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Plt Kepala Biro Administrasi Pimpinan Provinsi Maluku Utara, unsur Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ribuan pengunjung yang memadati kawasan Dodinga.
Menutup rangkaian kegiatan, Sarbin Sehe secara resmi menyatakan Festival Teluk Jailolo 2026 berakhir dan berharap ajang tersebut terus berkembang sebagai ikon pariwisata Maluku Utara yang mampu dikenal di tingkat nasional maupun internasional serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....