Panitia Festival Buku Gandeng LP3ES, Perkuat Jejaring Kolaborasi

  • 19 Jun 2026 21:39 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate–Panitia Festival Buku (Book Fest) Maluku Utara 2026 mulai memperkuat jejaring kolaborasi guna menyukseskan pelaksanaan festival yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang di Benteng Oranje Ternate.

Upaya tersebut ditandai dengan pertemuan secara hybrid bersama Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) yang digelar di Sekretariat Panitia Festival Buku Maluku Utara.

Dalam pertemuan itu, Direktur Eksekutif LP3ES, Fahmi Wibawa, menyampaikan apresiasi atas inisiatif penyelenggaraan Festival Buku Maluku Utara 2026 beserta berbagai gerakan literasi yang terus berkembang di daerah tersebut.

Menurut Fahmi, LP3ES memiliki pandangan yang sejalan dengan para pegiat literasi di Maluku Utara, yakni menempatkan pengetahuan yang lahir dari tradisi membaca dan buku sebagai fondasi penting dalam membangun peradaban.

“Kesamaan perspektif tersebut menjadi modal kuat untuk membangun kolaborasi yang berkelanjutan,” ujar Fahmi, Jumat 19 Juni 2026.

Fahmi berharap dapat mendengar lebih banyak gagasan, pengalaman, serta kebutuhan para penggerak literasi di Maluku Utara agar kerja sama yang dibangun mampu melahirkan program-program yang konkret dan berdampak luas.

Bagi LP3ES, Festival Buku Maluku Utara bukan sekadar agenda seremonial. Festival ini dinilai membawa semangat yang lebih besar, yakni membangun kesadaran kolektif dan gerakan pengetahuan yang tumbuh dari masyarakat.

“Salah satu kegelisahan yang selama ini dirasakan adalah masih rendahnya perkembangan literasi di berbagai daerah. Karena itu, LP3ES melihat gerakan yang sedang tumbuh di Maluku Utara sebagai inisiatif yang penting dan strategis,” kata Fahmi.

LP3ES juga berharap gerakan literasi di Maluku Utara tidak hanya berorientasi pada peningkatan minat baca, tetapi berkembang menjadi gerakan epistemik yang mendorong produksi, penyebaran, dan penguatan pengetahuan sebagai fondasi pembangunan masyarakat.

Ketua Panitia Festival Buku Maluku Utara 2026, Yanuardi Syukur.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Buku Maluku Utara 2026, Yanuardi Syukur, mengatakan festival tersebut menjadi momentum penting untuk membangkitkan budaya membaca dan menulis di Maluku Utara.

Menurutnya, bangsa yang kuat adalah bangsa yang memiliki budaya literasi yang kokoh. Karena itu, Festival Buku Maluku Utara diharapkan menjadi ruang untuk menghidupkan kembali semangat literasi dari daerah menuju Indonesia.

“Kita tahu bahwa bangsa yang kuat adalah bangsa yang kuat literasinya. Maka dari Maluku Utara kita suarakan kembali gerakan literasi untuk Indonesia. Berbagai kegiatan yang kami siapkan juga bertujuan melahirkan lebih banyak penulis dari Maluku Utara,” ujarnya.

Yanuardi menambahkan, Maluku Utara memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan sumber daya alam yang sangat besar. Seluruh potensi tersebut perlu didokumentasikan melalui karya tulis agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Berbagai kegiatan telah disiapkan dalam festival ini, di antaranya pameran buku karya penulis Maluku Utara, Bacarita Buku, Meet and Greet bersama penulis Maluku Utara, pelatihan Basic Writing bagi pelajar, mahasiswa, dan pemuda.

Selain itu, akan dilaksanakan peluncuran 100 buku karya anak-anak Maluku Utara, penyusunan Ensiklopedia Penulis Maluku Utara, pemberian penghargaan kepada para pegiat literasi, serta berbagai agenda kreatif dan pementasan seni budaya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....