Lapas IIB Sanana Lakukan Pencegahan DBD
- 15 Jun 2026 14:49 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Sanana - Dalam rangka mengantisipasi potensi lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Kabupaten Kepulauan Sula, Lapas Kelas IIB Sanana melaksanakan kegiatan survei dan pemantauan jentik nyamuk di lingkungan lapas.
Kegiatan ini dipimpin oleh Dokter Lapas, dr. Farid, bersama staf keperawatan dengan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh pada berbagai lokasi yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.
Pemantauan difokuskan pada area-area yang berisiko menampung genangan air, seperti bak mandi, toilet, selokan, saluran pembuangan air, tempat penampungan air, serta sudut-sudut lingkungan yang berpotensi menjadi sarang jentik nyamuk.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan beberapa titik yang terdapat genangan air dan jentik nyamuk. Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas langsung melakukan pembersihan serta memberikan edukasi kepada warga binaan agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan hunian masing-masing.
Selain pemantauan, Farid bersama staf keperawatan juga melaksanakan sosialisasi kepada warga binaan, khususnya pada kamar hunian yang ditemukan adanya genangan air.
Dalam sosialisasi tersebut, warga binaan diberikan pemahaman mengenai bahaya DBD, ciri-ciri penyakit, serta langkah-langkah pencegahan melalui penerapan gerakan 3M Plus, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang barang-barang yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
dr. Farid, menyampaikan bahwa pemantauan jentik nyamuk perlu dilakukan secara rutin untuk memutus rantai perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD.
"Pencegahan merupakan langkah yang paling efektif dalam mengendalikan penyebaran DBD. Melalui survei jentik nyamuk ini, kami dapat mengidentifikasi titik-titik yang berpotensi menjadi sarang nyamuk dan segera melakukan tindakan pencegahan. Kami juga mengajak seluruh warga binaan untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan hunian masing-masing," ujarnya, Senin 15 Juni 2026.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Sanana, David Lekatompessy, menegaskan bahwa kesehatan warga binaan dan petugas merupakan salah satu prioritas yang harus terus dijaga melalui berbagai langkah preventif.
"Kami terus berupaya menciptakan lingkungan lapas yang bersih, sehat, dan aman. Kegiatan pemantauan jentik nyamuk ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mencegah penyebaran penyakit, khususnya DBD, sekaligus meningkatkan kesadaran seluruh penghuni lapas akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan," ucap David.
Ia berharap dapat meminimalisir risiko penyebaran DBD di lingkungan lapas serta mendukung terciptanya kondisi hunian yang sehat dan nyaman bagi seluruh warga binaan maupun petugas. Kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit menular di lingkungan Lapas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....