Rakerda Kwarda Pramuka Malut Bahas Digitalisasi dan Persiapan Jamnas

  • 15 Jun 2026 06:07 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sofifi – Pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Maluku Utara mulai berlangsung pada Minggu, 14 Juni 2026, malam di Kantor Kwarda Gerakan Pramuka Maluku Utara, Sofifi. Kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka dari 10 kabupaten/kota di Maluku Utara, meski Kwarcab Kabupaten Pulau Taliabu tercatat tidak menghadiri kegiatan tersebut.

Rakerda diawali dengan Pleno I yang membahas sosialisasi Kartu Tanda Anggota (KTA) Nasional dan aplikasi Ayo Pramuka. Agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem administrasi dan pengelolaan data kepramukaan secara terintegrasi, mulai dari tingkat cabang hingga nasional.

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Maluku Utara, H. Muhammad Abusama, dalam arahannya kepada peserta Rakerda menjelaskan bahwa sejumlah agenda pembahasan telah dimulai sebelum pembukaan resmi kegiatan. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan jadwal kehadiran pemerintah daerah yang dijadwalkan membuka Rakerda.

Dalam kesempatan itu, Ka Ama, sapaan akrab H. Muhammad Abusama, menegaskan pentingnya program digitalisasi Pramuka yang menjadi salah satu fokus utama pembahasan Rakerda tahun ini. Menurutnya, digitalisasi akan memudahkan akses data dan informasi kepramukaan sekaligus mempercepat proses pelaporan dan penginputan data dari daerah ke tingkat nasional. Ia berharap setiap Kwarcab yang telah menunjuk Person in Charge (PIC) dapat berperan aktif dalam mempercepat implementasi sistem digital tersebut di Maluku Utara.

"Saya berharap dengan kehadiran PIC dari masing-masing kwarcab akan dapat mempercepat digitalisasi Pramuka di Maluku Utara" ujar Ka Ama di hadapan peserta Rakerda.

Selain membahas digitalisasi, Rakerda juga menjadi forum evaluasi terhadap berbagai program yang telah dijalankan selama satu tahun terakhir. Para peserta turut membahas rencana program kerja ke depan dengan tetap menyesuaikan kondisi efisiensi anggaran, tanpa mengurangi kegiatan pembinaan kepramukaan yang menjadi program rutin organisasi.

Persiapan menghadapi Jambore Nasional (Jamnas) juga menjadi salah satu agenda strategis dalam Rakerda kali ini. Pembahasan difokuskan pada penyamaan persepsi seluruh Kwarcab terkait proses persiapan, keberangkatan, pelaksanaan hingga pemulangan peserta Jamnas. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan transparan, terkoordinasi, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sebelum pelaksanaan Rakerda, Kwarda Gerakan Pramuka Maluku Utara terlebih dahulu menggelar Sidang Paripurna Daerah (Sidparda) yang diikuti para Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Kwarcab se-Maluku Utara. Sidparda menjadi wadah bagi unsur Dewan Kerja untuk menyampaikan berbagai masukan dan rekomendasi yang nantinya menjadi bagian penting dalam pembahasan Rakerda Kwarda Gerakan Pramuka Maluku Utara tahun 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....