Dorong Konversi Sampah Jadi Pupuk Cair di Ternate

  • 11 Jun 2026 16:26 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate–Pemerintah Kota Ternate menggelar pertemuan bersama PT Bio Agromitra Indonesia untuk membahas pengelolaan sampah menjadi pupuk cair sekaligus mendorong program urban farming guna memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Bappelitbangda Kota Ternate, Kamis 11 Juni 2026.

Direktur Utama PT Biokonversi Indonesia, Isra Darma, mengatakan pihaknya telah bermitra dengan Pemkot Ternate sejak 2021. Melalui pertemuan tersebut, membahas sejumlah langkah strategis dalam pengelolaan sampah organik di Kota Ternate.

Direktur Utama PT Biokonversi Indonesia, Isra Darma saat diwawancarai sejumlah media.

“Pembicaraan bersama Wali Kota terkait langkah ke depan. Kami ingin menggalakkan pengelolaan sampah organik karena persoalan sampah saat ini menjadi tantangan yang harus diselesaikan bersama. Melalui program ini, kami berharap dapat membantu mengurangi permasalahan sampah di Ternate,” ujar Isra usai rapat.

Menurutnya, hasil pengolahan sampah organik dapat dikonversi menjadi pupuk cair yang selanjutnya dimanfaatkan untuk mendukung program urban farming di tingkat keluarga. Setiap rumah tangga diharapkan dapat menanam tanaman pangan guna memenuhi sebagian kebutuhan sehari-hari.

Selain itu, pupuk organik cair yang dihasilkan juga memiliki kandungan nutrisi yang berpotensi mendukung upaya pencegahan stunting. Dan juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan peternakan.

“Kami akan melanjutkan diskusi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pertanian. Ke depan, ibu-ibu PKK hingga tingkat kelurahan juga akan dilibatkan dalam pengelolaan sisa sampah dapur,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, mengatakan Pemerintah Kota Ternate menjadi salah satu daerah yang membuka jalan distribusi pupuk hayati cair biokonversi di Ternate maupun Maluku Utara.

“Mereka datang untuk melihat langsung pengelolaan sampah di Ternate dan kemungkinan konversinya menjadi pupuk serta produk lainnya. Kami berharap program ini dapat terwujud sehingga pengelolaan sampah di Kota Ternate berjalan lebih maksimal sesuai harapan bersama,” ujar Tauhid.

Ia menambahkan, selain mendukung pengurangan volume sampah, program tersebut juga diharapkan dapat membantu pembinaan petani serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat Kota Ternate.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....