Pemprov Malut Beri Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 1.814 Insan Porprov

  • 09 Jun 2026 17:09 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Tobelo - Pemerintah Provinsi Maluku Utara menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada insan olahraga daerah. Komitmen itu diwujudnyatakan melalui penyerahan simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi ekosistem Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara, pada Selasa, 9 Juni 2026.

Penyerahan simbolis dilakukan oleh Gubernur Maluku Utara pada kegiatan yang berlangsung di Lapangan Do'omu Ma Tau, Kabupaten Halmahera Utara. Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Wakil Ketua KONI Pusat, serta perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan wilayah Maluku Utara.

Program perlindungan ini mencakup sebanyak 1.814 peserta yang terdiri dari atlet, wasit, pelatih, tim medis, serta pengurus KONI yang terlibat dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan kegiatan Porprov Maluku Utara. Melalui program ini, para peserta mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan selama menjalankan aktivitas dan tugasnya dalam mendukung suksesnya ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Kehadiran program BPJS Ketenagakerjaan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan seluruh ekosistem olahraga memperoleh perlindungan dari risiko-risiko kerja yang dapat terjadi selama kegiatan berlangsung. Selain memberikan rasa aman, program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya perlindungan sosial bagi pekerja di berbagai sektor, termasuk sektor olahraga.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ternate, I Wayan Alit Mahendra, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Menurut dia, Pemprov terus memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat.

“BPJS Ketenagakerjaan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara atas komitmennya dalam memberikan perlindungan kepada insan olahraga melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan. Perlindungan ini sangat penting karena para atlet, pelatih, wasit, tim medis, dan seluruh unsur pendukung memiliki risiko saat menjalankan aktivitasnya," ujar Alin. Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, kata dia, insan Porprov dapat beraktivitas dengan lebih tenang dan fokus memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan olahraga Maluku Utara.

Lebih lanjut, Alit berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam memberikan perlindungan kepada para pekerja dan pelaku kegiatan di berbagai sektor.

“Melalui perlindungan kepada 1.814 peserta ekosistem Porprov ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan akan terus mendukung upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja menuju Maluku Utara yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” katanya.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara, KONI, dan BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan pelaksanaan Porprov tidak hanya menjadi ajang pembinaan dan prestasi olahraga, tetapi juga menjadi momentum penguatan perlindungan sosial bagi seluruh insan olahraga di Maluku Utara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....