Lapas Sanana Perkuat Pembinaan Warga Binaan lewat Program Pertanian Produktif
- 05 Jun 2026 11:36 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Sanana – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sanana terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pengelolaan lahan pertanian. Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas lahan sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan di bidang pertanian.
Warga binaan bersama petugas Lapas melakukan berbagai kegiatan perawatan tanaman di area pertanian yang dikelola di lingkungan Lapas. Kegiatan tersebut meliputi penyiraman tanaman, penyemprotan pestisida, hingga pembersihan rumput dan gulma yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman.
Perawatan dilakukan secara berkala untuk memastikan tanaman tumbuh optimal dan terhindar dari serangan hama maupun penyakit. Penyiraman bertujuan menjaga kelembapan tanah dan memenuhi kebutuhan air tanaman, sementara penyemprotan pestisida dilakukan untuk mengendalikan organisme pengganggu yang dapat menurunkan hasil produksi pertanian.
Selain itu, pembersihan gulma juga menjadi perhatian penting karena dapat mengurangi persaingan unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Dengan lahan yang bersih dan terawat, tanaman dapat tumbuh lebih sehat dan menghasilkan panen yang lebih baik.
Kepala Lapas Kelas IIB Sanana, David Lekatompessy, mengatakan bahwa program pertanian tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter bagi warga binaan.
"Melalui kegiatan pertanian ini, warga binaan tidak hanya dibekali keterampilan bercocok tanam, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan etos kerja yang baik sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat," ujar David, Jumat 5 Juni 2026.
Ia menegaskan, program tersebut merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan yang mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang mendorong kemandirian pangan melalui optimalisasi lahan pertanian di lingkungan pemasyarakatan.
"Melalui keterlibatan aktif warga binaan dalam setiap tahapan pengelolaan pertanian, Lapas Sanana berharap dapat menciptakan sumber daya manusia yang produktif, memiliki keterampilan kerja, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaannya," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....