Kagōunga Angkat Kuliner Sagu ke Panggung Dunia

  • 26 Mei 2026 17:59 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Brand pangan lokal asal Maluku Utara, Kagōunga, resmi ambil bagian dalam ajang kuliner internasional bergengsi Ubud Food Festival 2026 yang berlangsung pada 28–31 Mei 2026 di Ubud, Bali. Kehadiran Kagōunga menjadi langkah penting untuk memperkenalkan kekayaan gastronomi Maluku Utara kepada publik nasional hingga mancanegara.

Dalam festival tersebut, Kagōunga membawa tiga delegasi utama yakni Heri Susanto, Aiya Lee, dan Fikram Tamrin. Mereka tidak hanya memperkenalkan produk inovatif seperti Popeda Instan, tetapi juga membawa narasi tentang filosofi, anatomi, hingga martabat pohon sagu dari perspektif petani dan masyarakat Maluku Utara.

Partisipasi Kagōunga dalam Ubud Food Festival 2026 terbagi ke dalam tiga agenda utama. Pertama, pameran produk Popeda Instan yang berlangsung sepanjang festival di Booth JAVARA Indonesia, Taman Kuliner, Kedewatan, Ubud. Pengunjung dapat mengenal lebih dekat berbagai produk berbasis kearifan lokal yang dikembangkan Kagōunga.

Agenda kedua bertajuk “Fast Forward” akan digelar pada Jumat, 29 Mei 2026 pukul 20.00–22.00 WITA di Rumah Kayu, Festival Main Hub, Kedewatan, Ubud. Dalam sesi ini, delegasi Kagōunga akan membahas masa depan pangan lokal, filosofi pohon sagu, hingga upaya menjaga martabat pangan Nusantara di tengah perkembangan industri modern.

Sementara itu, agenda ketiga berupa Masterclass bertema “Farmer’s Table: Flavours of North Maluku with Kagōunga” dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 15.30–17.30 WITA di Mana Earthly Paradise, Sayan, Ubud. Sesi eksklusif yang hanya menyediakan 25 kursi tersebut akan menghadirkan pengalaman mencicipi hidangan autentik khas Maluku Utara secara langsung.

Chief Marketing Officer Kagōunga, Aiya Lee, menegaskan bahwa partisipasi di Ubud Food Festival 2026 merupakan momentum strategis untuk memperluas pasar internasional sekaligus memperkenalkan identitas budaya Maluku Utara kepada dunia.

“Kehadiran kami di Ubud Food Festival 2026 adalah momentum penting bagi Kagōunga untuk melakukan ekspansi ke pasar internasional. Kami tidak hanya membawa produk fisik seperti Popeda Instan, tetapi kami membawa identitas, budaya, dan martabat para petani sagu Maluku Utara untuk diperkenalkan kepada dunia,” ujar Aiya Lee.

Melalui perpaduan bahan baku tradisional dan inovasi modern, Kagōunga optimistis kuliner Indonesia Timur mampu menarik perhatian pecinta gastronomi global sekaligus membuka peluang kemitraan internasional yang lebih luas.

Sebagai brand dan gerakan pangan lokal berbasis di Maluku Utara, Kagōunga berfokus pada hilirisasi komoditas sagu dan rempah. Kagōunga juga berkomitmen mengangkat martabat pangan lokal, meningkatkan kesejahteraan petani daerah, serta menghadirkan inovasi kuliner tradisional yang praktis tanpa meninggalkan nilai autentiknya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....